Meski Liga 2 Dihentikan Sementara, Sriwijaya FC Terus Update Koordinasi Persiapan Sebagai Tuan Rumah

Seiring bakal kembali digulirkannya kembali kompetisi Liga 2 Indonesia yang terhenti lantaran mewabahnya Covid-19 di Indonesia khususnya Virus Corona di Sumsel.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelolah klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid mengaku, bakal kembali mengupdate koordinasi persiapan panitia sebagai tuan rumah pertandingan.

“Ketika nanti kompetisi digulir kembali, tentunya ada jadwal, nanti baru kita akan koordinasi dengan kepolisian, Dinkes, TNI, PT JSC.”

“Artinya walaupun kompetisi sudah berjalan, mesti diupdate lagi termasuk masalah tiket itu kan banyak hal seperti persiapan awal kompetisi,” ungkap Faisal Mursyid SH, Sabtu (4/4/2020).

Seperti diketahui kompetisi baru akan kembali berjalan awal Juni mendatang.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan PSSI Nomor: SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, penundaan gelaran kompetisi Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia berakhir pada 29 Mei 2020.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Selain batas penundaan, PSSI juga memutuskan bahwa Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia, maka status disebut keadaan kahar (force majeure).

“Kalau kita sudah siap menghadapinya, Insya Allah 29 Mei persiapan untuk 1 Juli.”

“Mengurus izin, karena sudah lebaran jeda seminggu sudah kembali aktif lagi.”

“Persiapan mulai latihan kembali jadwal pertandingan tanggal berapa setelah 1 Juli sesuai keputusan PSSI kemarin kita mengacu ke situ,” kata Faisal yang juga Komite umum dan organisasi Asprov PSSI Sumsel.

Seiring masih terus meningkatnya jumlah penderita yang terjangkit Covid-19 di Indonesia khususnya Virus Corona di Sumsel, Faisal menghimbau agar mentaati himbauan ulama, pemerintah untuk berdiam diri di rumah.

“Dengan ini menghimbau kepada kita semua rakyat Sumatera Selatan dan fans Sriwijaya FC dimanapun saat ini berada, mari kita mematuhi himbauan ulama, agar tetap di rumah, jaga kesehatan, hindari keramaian, tingkatkan perilaku hidup bersih.”

“Mari kita berasatu melawan Virus Corona, kito pacak,” kata Faisal yang juga Ketua Paguyuban masyarakat keluarga perantauan Minang SAS (Sulit Air Sepakat) Palembang.