Langkah PSMS Agar Tak Banyak Kebobolan di Liga 2 2020

PSMS Medan berusaha maksimal agar gawang mereka tak mengalami kebobolan banyak alias meminimalisasi sepanjang Liga 2 2020 ini.

Hal ini sangat menjadi perhatian khusus bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Sebab, di laga pekan perdana Liga 2 kemarin, jala PSMS yang dikawal Abdul Rohim sudah lebih awak kebobolan.

Bahkan, dalam laga yang dimenangi PSMS atas tamunya tim promosi AA Tiga Naga di Stadion Teladan, Medan, kemarin itu tim tuan rumah tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya dimenangi PSMS 2-1 dengan 10 pemain.

“Pastinya, kita ingin agar PSMS tak banyak kebobolan di musim ini. Makanya, saya akan berusaha memaksimalkan potensi kiper kita untuk meraihnya,” kata Pelatih Kiper PSMS, Muhammad Halim, Jumat (3/4/20).

Selain berusaha untuk meningkatkan performa, lanjut eks kiper legenda PSMS ini juga berusaha memberikan motivasi lebih untuk menunjang performanya tersebut.

“Selain meningkatkan performa, kita juga berikan motivasi. Selain itu juga, saya berikan seluruh pengalaman saya semasa masih jadi pemain dulu,” lanjutnya.

Selain itu, tambah Halim, selalu meminta kepada ketiga kipernya untuk selalu bermain dengan hati setiap dipercaya tampil. Sebab menurutnya hal itu menjadi poin utama demi meraih target tersebut.

“Saya tekankan kepada mereka jangan hanya merasa gabung ke tim sebatas kerja saja. Kalau merasa sudah memiliki tim ini, pasti mereka akan lebih dari profesional. Artinya main harus dengan hati,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, musim ini PSMS diisi tiga kiper yang handal yakni eks kiper Cilegon United M. Arif Laksono, kiper muda Timnas U-19, Muhammad Adi Satryo, serta kembalinya sang kiper idola, Abdul Rohim.