Kompetisi Diliburkan, 2 Personel Persis Solo Pilih Beternak Ikan

Libur kompetisi cukup mengganggu sisi finansial dari pelaku sepakbola Tanah Air. Sejumlah penggawa Persis Solo yang berlaga di Liga 2 2020, terpaksa mencari alternatif untuk tetap mendapat pemasukan. Mereka bahkan rela menjadi peternak ikan untuk sementara waktu.

Seperti diketahui, PSSI menunda semua aktivitas sepakbola, terutama kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 sejak 15 Maret lalu. Awalnya, penundaan hanya diberlakukan hingga April 2020. Namun, wabah virus Corona Covid-19 memaksa PSSI menunda kompetisi hingga Mei mendatang.

Infografis meningkatkan bisnis di tengah wabah virus Corona
Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Sandi Sute Tetap Jaga Kondisi

Situasi tersebut tentu saja berdampak pada finansial pelaku sepakbola. Apalagi, PSSI hanya mewajibkan setiap klub untuk membayar gaji pemain maksimal 25% dari nilai kontrak. Tak pelak, pesepakbola harus pintar memutar akal untuk menjaga agar dapur tetap ngebul.

Pelatih fisik Persis Solo, Budi Kurnia, dan pemain belakang Susanto, akhirnya memilih beternak ikan untuk mencari penghasilan tambahan. Meski belum pernah bergelut dengan dunia tersebut, keduanya tetap nekat demi mencari sumber rezeki baru di tengah penghentian kompetisi.

“Kolam dulunya dipakai memelihara ikan untuk konsumsi pribadi. Setelah ayah meninggal, kolamnya kosong. Rencananya saya mau manfaatkan lagi untuk beternak ikan,” tutur Budi Kurnia yang memanfaatkan kolam ikan di kampung halamannya, Tarogong, Kabupaten Garut, seperti dikutip Okezone dari Solopos, Sabtu (4/4/2020).

“Ingin buka warung makan. Namun adanya wabah corona warung pasti sepi. Ya sudah ternak lele saja. Daripada mubazir, saya pakai lagi. Syukur-syukur bisa jadi penghasilan tambahan untuk selanjutnya,” timpal Susanto.