3 Keuntungan Timnas Indonesia Jika Bruno Silva Dinaturalisasi

Keinginan Bruno Silva yang ingin dinaturalisasi bisa menimbulkan 3 keuntungan bagi Timnas Indonesia.

Penyerang haus gol PSIS Semarang secara terang-terangan mengungkapkan kalau ia ingin membela Timnas Indonesia. Agar impiannya bisa terlaksana, Bruno Silva bahkan siap jika harus menjalani proses naturalisasi.

“Ya betul, jika saya ada kesempatan, saya ingin menjadi orang Indonesia. Saya suka sekali dengan orang-orang yang ada di sini karena sangat baik, selain itu kultur masyarakat di sini juga membuat saya jatuh cinta,” tutur Bruno Silva kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT, Kamis (02/04/20).

Kecintaan striker asal Brasil itu terhadap Indonesia sudah membuatnya memantapkan tekad untuk dinaturalisasi demi membela Timnas Indonesia. Bagi Timnas Indonesia sendiri, jika Bruno Silva dinaturalisasi, maka setidaknya bakal ada 3 keuntungan yang bisa didapatakan.

Masih Usia Produktif

Pertama, Bruno Silva yang sudah membela PSIS Semarang sejak musim 2018 (awal musim 2019 sempat ke Al-Ain) masih berusia produktif. Tepatnya, Bruno Silva saat ini masih berusia 28 tahun atau dalam sepak bola itu masih masuk kategori produktif.

Biasanya para pemain sepak bola, mereka akan mencapai titik puncak kariernya pada usia sekitar 29 tahun. Dengan kata lain, jika Bruno Silva dinaturalisasi saat ini juga, ia bisa memberikan kontribusi maksimalnya untuk Timnas Indonesia karena sudah mencapai puncak peformanya.

Dengan usia itu juga, Bruno Silva setidaknya masih bisa dipakai Timnas Indonesia untuk 4-5 tahun lagi tergantung kondisi fisik sang pemain. Tapi setidaknya selama 4 hingga 5 tahun mendatang Timnas Indonesia akan mendapatkan kemampuan terbaik dari Bruno Silva.

Ketajaman Sudah Teruji

Bruno Silva mulai menjajal Liga 1 sejak musim 2018 bersama PSIS Semarang yang saat itu masih berstatus sebagai tim promosi. Tampil dalam 31 pertandingan bersama PSIS Semarang, Bruno Silva berhasil bukukan 16 gol dan 10 assists.

Berkat peforma apik itu, Bruno Silva pun langsung dipinang oleh klub Timur Tengah, Al-Ain. Namun karena sudah kadung cinta dengan Indonesia, Bruno Silva pun pulang lagi ke PSIS Semarang pada pertengahan musim Liga 1 2019.

Bermain dalam 14 laga, ketajaman Bruno Silva masih sanggup menghasilkan 4 gol bagi PSIS Semarang. Tampil sedikit menurun di musim lalu, Bruno Silva nyatanya menggila bersama PSIS Semarang di Liga 1 2020 dengan telah mencetak 2 gol hanya dalam 2 laga saja.

Bisa Jadi Pelayan Juga

Tak melulu bisa menjadi mesin gol bagi tim, Bruno Silva sesekali juga bisa bertindak sebagai pelayan juga alias pemberi assists. Selama berkarier sebagai penyerang PSIS Semarang di Liga 1, Bruno Silva total telah mengkreasi 14 assists.

Kemampuan Bruno Silva untuk melayani dan tidak egois dikarenakan kelebihannya yang bisa bermain di berbagai posisi. Tercatat, Bruno Silva di PSIS Semarang juga pernah bermain sebagai penyerang sayap kanan dan kiri.

Berbekal kemampuan komplit dari Bruno Silva, jelas kalau penyerang andalan PSIS Semarang itu adalah aset berharga. Dengan insting tajam dan visi yang mumpuni, keputusan untuk menaturalisasi Bruno Silva bisa berbuah keuntungan untuk Timnas Indonesia yang sedang krisis striker. (Indosport)