Saddil Ramdani Jadi Tersangka, Kariernya di Bhayangkara FC Tamat?

Saddil Ramdani terancam kehilangan posisinya di Bhayangkara FC setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Tanah Air. Pemain sayap Bhayangkara FC Saddil Ramdani resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Saddil ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyaniayaan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasatreskrim Polres Kendari AKP Muhammad Sofyan Rosyidi pada Sabtu (4/4/2020).

“Untuk perkara atas nama Saddil sudah naik (dari penyelidikan) ke tingkat penyidikan,” kata Sofyan.

“Sekarang statusnya sudah kami naikkan sebagai tersangka,” Sofyan menambahkan.

Saddil sebelumnya dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polres Kendari atas kasus penganiayaan terhadap korban bernama Irwan (25 tahun) pada Sabtu (28/3/2020).

Laporan yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/109/III/2020 menjelaskan, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan bibir, setelah dianiaya Saddil.

Dengan status tersangka ini, Saddil dikenai wajib lapor oleh Polres Kendari.

Kasus ini masih akan terus didalami oleh Polres Kendari dan jika terbukti bersalah, Saddil terancam bui tujuh tahun.

” Tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 1 dan 170 KUHPidana, ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” ujar Sofyan.

Bukan hanya itu, Saddil juga terancam kehilangan tempatnya di Bhayangkara FC alias dipecat setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Dilansir dari laman resmi Bhayangkara FC, hal tersebut merujuk kepada aturan internal klub yang tertuang pada Pasal 12 poin 2.a soal kontrak pemain.

Bhayangkara FC bisa memutus kontrak jika pemain yang bersangkutan terjerat hukum pidana.