Pemain Semen Padang FC Diberi Kebebasan Untuk Pulang Atau Bertahan Di Mes Selama Corona

Libur kompetisi yang masih akan berlangsung dalam waktu yang cukup panjang membuat manajemen Semen Padang FC memberikan kebebasan terhadap para pemainnya untuk memilih pulang kampung atau tetap bertahan di mes, komplek PT Semen Padang, Indarung.

CEO Semen Padang FC, Hasfi Rafiq mengatakan, bahwa pihaknya telah sepakat untuk mengikuti keputusan PSSI selaku induk sepak bola tanah air yang memutuskan untuk memperpanjang masa penghentian Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei.

“Kita mengikuti apa yang diputuskan PSSI dan PT LIB. Pemain, pelatih dan ofisial tim sudah kita liburkan sejak 18 Maret 2020, sepulang dari laga tandang melawan PSPS Riau,” ujarnya.

Meskipun semua pemain dirumahkan, Hasfi berharap semunya tetap menjaga kondisi fisik masing-masing. Informasi selanjutnya terkait jadwal untuk kembali beraktivitas, jelas Hasfi, akan diumumkan 23 Mei 2020, sambil menunggu informasi terbaru dari PSSI dan PT. LIB serta perkembangan terkait Virus Corona di Indonesia.

“Selain menjaga diri dan keluarga agar terhindar dari Virus Corona, para pemain diminta untuk tetap menjaga fisik mereka dengan mengikuti program yang telah diberikan tim pelatih,” ucapnya.

Sampai saat ini, sejumlah pemain Semen Padang FC yang berasal dari luar Sumbar masih bertahan di Kota Padang. Namun beberapa diantaranya langsung pulang kampung.

“Langkah selanjutnya, pemain kita beri kebebasan untuk memilih untuk tetap bertahan di Padang atau kembali kerumah masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida dan pelatih fisik, Rui Nunes memilih untuk pulang ke Portugal. Dan manajemen mengizinkannya karena memang tidak ada kegiatan latihan selama tim diliburkan. Sampai sejauh ini, manajemen belum memastikan sampai kapan tim akan diliburkan. Semua akan melihat perkembangan terkini dan informasi dari PSSI serta PT. LIB.