Pandemi Virus Corona, Pemain Persiba Balikpapan Wajib Jalani Latihan di Rumah dan Kirim Video

Para punggawa Persiba Balikpapan tetap diberi program latihan meski secara resmi tim memutuskan untuk memulangkan para pemain ke kampung halamannya masing-masing.

Kompetisi liga 2 resmi dihentikan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akibat wabah Virus Corona atau covid-19 saat ini.

Liburnya kompetisi membuat tim Persiba Balikpapan dengan tegas untuk memulangkan para pemainnya ke kampung halaman mereka.

Meski libur, anak asuh Angel Alfredo Vera tak dibuat santai. Tim pelatih tetap memberikan program kepada anak asuhnya untuk dijalankan selama mereka di kampung halaman.

Terkait hal itu, sekretaris tim Persiba Balikpapan, Rahmad Sumanjaya membenarkan akan hal tersebut.

“Menu latihan sudah diberikan sebelum mereka kembali. Mulai dari speed, strong dan endurance,” ujar sekretaris tim Persiba Rahmad Sumanjaya, Rabu (1/3/2020).

Para pemain skuat Beruang Madu (julukan Persiba Balikpapan) diharuskan untuk mengirimkan video latihan mereka setiap harinya guna memudahkan tim untuk memantau perkembangan fisik pemainya.

Tak hanya itu, manajemen dan tim dokter juga sudah terus mengingatkan pemain agar tetap waspada dan menjaga kesehatan.

“Tim dokter juga sudah briefing dan selalu mengingatkan langsung ke pemain maupun lewat grup WhatssApp Persiba,” tutupnya.

Perlu diketahui jika sesuai prediksi, kompetisi akan kembali bergulir awal Juli 2020 ini, atau bahkan bakal diberhentikan apabila situasi dan kondisi tak lagi dirasa memungkinkan.

Jalankan Keputusan PSSI, Gaji Pemain Persiba Balikpapan Dibayarkan 25 Persen

Para pemain Persiba Balikpapan harus berlapang dada terhadap keputusan dari tim terkait pembayaran gaji sebesar 25 persen sesuai keputusan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Dampak wabah Virus Corona atau covid-19 saat ini membuat jadwal kompetisi sepak bola harus ditunda.

Tak hanya mancanagera saja, bahkan kompetisi Liga Indonesia pun kena dampaknya.

Seperti saat ini terjadi, Kompetisi liga 1 dan liga 2 harus terhenti akibat wabah Virus Corona tersebut.

Dengan tegas, PSSI menghentikan kompetisi tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus tersebut.

Dampak diberhentikannya kompetisi tak hanya berimbas kepada tim saja, namun para pemain juga mendapatkan dampak dari keputusan tersebut.

Pasalnya, satu dari enam poin surat keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 berisi tentang pembayaran gaji pemain selama kompetisi dihentikan.

Tim Persiba Balikpapan memutuskan untuk mematuhi keputusan yang dikeluarkan PSSI baru-baru ini.

Dihubungi Tribunkaltim Sekretaris Tim Persiba Balikpapan Rahmad Sumanjaya membenarkan hal itu.

“Sesuai surat PSSI kita sudah informasikan kepada pemain. Pemain juga menerima keputusan tersebut,” ujar Rahmad Sumanjaya, Rabu (1/3/2020).

Sesuai surat keputusan yang dikeluarkan PSSI, klub diperbolehkan membayar gaji pemain maksimal 25 persen dari kontrak selama kompetisi dihentikan.

“Semua memang berat tapi kan tidak apa-apa. Untuk sementara waktu saja. Harapannya ini wabah segera selesai, kita bisa berjalan normal lagi dan mereka digaji normal lagi,” imbuhnya.

Terkait keputusan tersebut, anak asuh Angel Alfredo Vera dinilai dapat menerima keputusan yang ada.

Terpisah salah satu penggawa Persiba Balikpapan, Eljo Iba mengaku tak keberatan akan keputusan itu.

“Sebagai pemain ya mau gimana lagi. Karena situasinya juga sedang seperti ini. Masih untung kita digaji meskipun tidak berkompetisi,” ujar Eljo Iba baru-baru ini.

Melihat situasi saat ini, PSSI selaku badan induk sepakbola di Indonesia, mengambil keputusan untuk menunda kompetisi sepak bola hingga situasi kondusif.

Kompetisi Liga 2 rencananya akan bergulir awal Juli 2020 ini atau bahkan akan dibatalkan jika pemerintah memperpanjang status darurat Virus Corona atau covid-19. (*)