Manajemen PSS Sleman Perpanjang Libur Pemain, I Gede Sukadana : Kita Pemain Ikutin Aja

Pemain PSS Sleman, I Gede Sukadana, mendukung kebijakan manajemen klub untuk memperpanjang libur pemain karena mewabahnya Covid-19.

Meski begitu, eks Bali United dan Arema FC tersebut tidak bisa memungkiri panjangnya masa libur juga dapat mengakibatkan kejenuhan bagi pemain.

“Terkait libur ditambah ini sebenarnya pemain nggak mau karna kelamaan di rumah juga jenuh. Tapi ini untuk kebaikan bersama dan kita pemain ngikutin aja,” ujar pemain berusia 32 tahun itu pada Tribunjogja com.

Untuk menjaga kebugaran selama libur, pemain berposisi gelandang itu, memilih mengisi waktu libur dengan rutin menjaga kebugaran dengan melakukan latihan mandiri di rumah.

“Selama libur ya aktivitas hanya menjaga kebugaran dengan treadmill di rumah serta latihan tipis-tipis aja, nggak kayak latihan di lapangan sih,” ungkapnya.

Mantan kapten Kalteng Putra pada musim lalu itu juga mengakui jika dirinya saat ini telah sembuh seratus persen dari cedera lutut yang sempat menerpanya pada pramusim.

Akibat cedera yang cukup parah itu, eks kapten Kalteng Putra pada musim lalu itu harus absen selama tiga laga awal PSS Sleman di Liga 1 2020.

“Kalau kondisi pasca cedera udah sembuh 100 persen sih. Tapi sekarang malah libur,” ucapnya.

Ia pun berharap wabah dari virus corona segera berlalu sehingga kompetisi kembali digelar oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

Sementara itu, kompetisi Liga 1 2020 masih dihentikan setelah PSSI menetapkan status darurat bencana terkait penyebaran virus corona selama bulan Maret hingga Juni 2020.

Lebih lanjut, PSSI akan menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk melanjutkan kompetisi setelah tanggal 1 Juli 2020 jika status darurat tersebut tidak diperpanjang oleh pemerintah.

Sebaliknya, jika diperpanjang dan atau PSSI memandang situasi belum cukup ideal untuk melanjutkan kompetisi, Liga 1 dan Liga 2 musim ini akan dihentikan.(TRIBUNJOGJA.COM)