Dampak Liga 1 2020 Libur, Persik Kediri Bayar Gaji Pemain 25 Persen Selama 4 Bulan

Persik Kediri akan membayar maksimal 25 persen untuk gaji bulan Maret 2020, April 2020, Mei 2020, dan Juni 2020 atau selama selama libur Liga 1 2020 karena pandemi virus Corona.

Kebijakan ini sesuai surat keputusan (SK) PSSI nomor 48/SKEP/III/2020.

Presiden Klub Persik, Abdul Hakim Bafagih menjelaskan pihaknya sudah komunikasi dengan pelatih, pemain, dan ofisial terkait pembayaran 25 persen gaji tersebut.

“Jadi sudah ada kesepakatan tentang hal itu,” kata Abdul Hakim Bafagih kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/4/2020).

Selain itu, manajemen juga komunikasi dengan pihak eksternal.

“Kita dimintai rekomendasi dan pertimbangan sebelum mengambil keputusan ini. Saat itu kami sudah mengirimkan rencana tersebut ke PT LIB, PSSI, asosiasi pelatih, dan asosiasi pemain,” jelasnya.

Menurut Hakim, PSSI adalah induk organisasi tertinggi sepak bola Indonesia. Makanya klub wajib untuk mematuhi regulasi PSSI.

“Kami mengikuti regulasi dengan memberikan pemahaman kepada pemain,” ungkapnya.

Hakim menjelaskan Persik tidak ingin hal tersebut terjadi. Tapi, status force majeure membuat klub berusaha mengambil jalan terbaik.

Menurutnya, bukan hanya klub sepak bola yang mengalami periode buruk seperti sekarang. Semua instansi dan dunia usaha juga merasakan hal yang sama.

“Yang penting, klub tidak mengabaikan hak pemain,” ujarnya.