Charis Yulianto: Tidak Ada Istilah Libur Total di Arema FC

Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto tersebut berharap anak-asuhnya tetap menjaga kondisi mereka selama liburan kompetisi imbas wabah virus corona COVID-19.

“Saya harap, seluruh pemain harus tetap aktif. Jangan sampai libur total,” kata Charis Yulianto.

“Mereka harus bisa menjaga kondisi. Apalagi, kami kan tak bisa memantau mereka secara ketat. Paling tidak, dalam sepekan, mereka tiga sampai empat kali berlatih. Tentunya juga dengan tetap memperhatikan kondisi wabah saat ini,” sambungnya.

Sebelumnya, kembali tertundanya jadwal kompetisi Shopee Liga 1 2020 membuat Arema FC harus mengubah jadwal mereka. Klub berlogo singa mengepal tersebut memilih untuk meliburkan timnya sampai 5 Mei mendatang.

PSSI sendiri telah memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya persebaran virus corona di Indonesia.

Dengan status ini, PSSI mengizinkan perubahan kontrak pemain, pelatih, dan ofisial tim peserta kompetisi. Gaji komponen tim ini maksimal 25 persen dari yang tercantum di kontrak.

Selain itu, dalam keputusan tersebut, PSSI juga menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.

Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan.