Soal Pemotongan Gaji, Zulkifli Syukur Percaya Kebijakan Manajemen PSM Tak Rugikan Pemain

Pemain senior klub Liga 1 PSM Makassar, Zulkifli Syukur, percaya tak ambil pusing soal pemotongan gaji untuk bulan Maret hingga Juni 2020. Sebab ia percaya kebijakan manajemen klub tak akan merugikan para pemain.

Seluruh klub Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 berbondong-bondong membahas pemotongan gaji pemain selama kompetisi dihentikan akibat pandemi corona. Terlebih lagi, PSSI telah memberikan lampu hijau melalui Surat Keputusan nomor 48/SKEP/III-2020.

PSSI membolehkan klub melakukan perubahan kontrak kerja kepada pemain, pelatih, dan staf selama kompetisi dihentikan. Hingga Juni 2020 mendatang, klub hanya boleh membayar maksimal 25 persen dari kesepakatan kontrak kerja.

Menyoal pemotongan gaji tersebut, Zulkifli enggan khawatir dengan kebijakan yang akan ditetapkan oleh manajemen PSM. Walaupun hingga saat ini, belum ada sinyal dari pihak manajemen untuk memulai pembahasan pemotongan gaji pemain.

“Sampai saat ini, belum ada komunikasi dari manajemen PSM. Belum ada panggilan untuk pemain dikumpulkan. Tapi, saya tidak khawatir karena manajemen sangat melindungi pemain,” ungkap Zulkifli kepada INDOSPORT, Rabu (01/04/20).

Sebelumnya, berdasarkan konfirmasi dari Media Officer (MO) PSM, Sulaiman Karim menyebut manajemen memang belum mengambil sikap. Sebab, CEO Munafri Arifuddin masih berkomunikasi dengan pihak PSSI menyoal surat keputusan tersebut.