Robby Darwis Pasrah Liga 2 Ditunda karena Wabah Corona, Padahal Sudah Siapkan Tim

Pelatih PSKC Cimahi, Robby Darwis mengaku pasrah dengan penundaan kompetisi Liga 2 akibat pandemi corona.

Menurut legenda Persib Bandung ini, penundaan kompetisi merupakan langkah yang baik untuk mencegah virus corona lebih tersebar lagi.

“Mau gimana lagi. Kondisinya seperti itu. Kita nggak bisa nolak. Ikutin aja keputusan PSSI,” ujar Robby kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

Dalam keterangan resminya, PSSI akan menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei dengan status keadaan tertentu darurat bencana virus corona (Covid) 19.

Hal ini sesuai pertimbangan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Maklumat Kapolri, Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang perpanjangan status darurat bencana wabah Virus Corona.

Sehingga kemungkinan kompetisi akan kembali bergulir pada bulan Juli jika pemerintah tidak memperpanjang darurat bencana.

Robby bersyukur jika memang nantinya Liga 2 bisa kembali berjalan karena itu yang diharapkan oleh semua insan sepak bola Indonesia.

“Semua pasti ingin kompetisi bergulir lagi. Tapi asal virus corona sudah tidak ada dan dinyatakan aman buat semua orang,” katanya.

Jika Liga 2 kembali bergulir di bulan Juli, maka kompetisi kemungkinan besar akan selesai di Desember.

Hal ini bagi Robby bukan sesuatu masalah karena bisa diakali dengan memadatkan jadwal pertandingan agar kompetisi bisa selesai tepat waktu.

“Nggak masalah. Kami harus siap. Ini memang situasional. Tidak ideal. Delapan atau 10 hari kayanya nggak masalah main dua kali. Yang penting kompetisi berjalan dan tepat waktu,” katanya.