Kompetisi Libur Panjang, Sriwijaya FC Bakal Panggil Para Pemainnya Usai Lebaran

Tak ingin terlena dengan persiapan matang selama ini.

Manajemen Sriwijaya FC yang berharap penanganan musibah wabah Virus Corona tuntas di tanah air, telah menjadwalkan pasca lebaran bakal memanggil skuat Laskar Wong Kito pasca lebaran idul fitri.

“Kalau keadaan memang aman pandemi Virus Corona ini benar-benar sudah selesai, harapan kita seminggu setelah lebaran dikumpulkan, tapi kalau tidak membaik, kita ikuti petunjuk PSSI,” ungkap Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelolah klub Sriwijaya FC, Indrayadi, Selasa (31/3/2020).

Insan sepakbola di tanah air masih menunggu tanggal 29 Mei 2020 pengumuman PSSI terkait nasib kelangsungan kompetisi Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia 2020.

“Kalau memang masa darurat diperpanjang sampai Juni, kita lihat apa yang jadi keputusan.”

“Dengan risiko itu tadi artinya kemungkinan terburuk kompetisi dihentikan.”

“Tapi kalau dikatakan sudah aman, Insya Allah setelah liburan kumpul lagi satu bulan setengah latihan cukuplah latihan kembali,” kata eks pelatih kiper Sriwijaya FC.

Dijelaskan mantan kiper PS Pusri era galatama, pada prinsipnya manajemen Sriwijaya FC mengikuti kebijakan PSSI apa yang mereka tetapkan jadi acuan kapan Tim akan latihan dan bagaimana selanjutnya.

“Secara teknis kalau dibilang kerugianya dari kesiapan tim, kita sudah dari 2 bulan setengah persiapan.”

“Sudah solid dan tim lain tidak sebaik kesiapan tim kita ada nada optimis bisa melampaui tim lain,” kata Indrayadi.

Menurutnya wajar saja selama ini dalam laga ujicoba, Sriwijaya FC kerap menang besar lantaran persiapan matang rutinitas latihan.

“Secara fisik, tim rutin latihan kecepatan, daya tahan. Rutinitas banyak kita lebih matang di atas kertas dengan persiapan jelang kompetisi kemarin. Makanya kita optimis bisa juara,” jelasnya.

Dengan adanya libur tim ini, diharapkan para pemain mengindahkan instrusi Head Coach Budi Jo untuk libur aktif artinya tetap latihan menjaga stamina.

“Coach Budi sudah instruksi ada tugas tahapan latihan mesti dilaksanakan setiap pemain di tempatnya masing-masing,” katanya.

Terkait masalah penggajian pemain yang disampaikan PSSI terkait selama penghentian sementara kompetisi, menurut Indrayadi masih akan melihat perkembangan.

“Lihat perkembangan yang ada. Memang sudah ada berdasarkan surat edaran PSSI yang ada. Kita lihat klub lain bagaimana menyikapi. Kalau mengacu terbit di PSSI kita ikut. Tapi kalau berbeda beda kita mungkin ada kebijakan. Mungkin lihat suara terbanyaklah,” pungkasnya.