Pesan Marko Simic untuk Terus Semangat dalam Situasi Apapun

Penyerang andalan Persija Jakarta, Marko Simic, memberikan pesan menyentuh terkait situasi yang akhir-akhir ini sedang melanda dunia.

Melalui akun Instagram pribadinya, Marko Simic berpesan agar semua orang terus semangat dalam menghadapi situasi apapun.

Penyerang berusia 32 tahun itu memilih untuk memanfaatkan waktu libur dari manajemen Persija dan tidak kembali ke kampung halamnnya di Kroasia.

Seperti diketahui, klub-klub peserta Shopee Liga 1 2020 meliburkan para pemainnya menyusul keputusan PSSI menghentikan sementara kompetisi hingga 29 Mei karena pandemi virus corona.

Selain itu, unggahan Marko Simic juga dinilai sebagai doanya untuk negara asalnya yang baru saja mengalami bencana gempa bumi pada 22 Maret 2020 lalu.

Gempa bumi itu dilaporkan membuat beberapa gedung hancur.

Bahkan, Simic sempat membagikan suasana gedung dan rumah yang hancur akibat gempa bumi lewat fitur instagram story pribadinya.

“Keadaan terburuk adalah ketika kebebasan kami sebagai manusia diambil. Saya pernah mengalaminya tahun lalu,” tulis Marko Simic.

Simic kemudian menutup tulisannya dengan pesan yang menyentuh.

“Tuhan tahu apa yang Dia rencanakan. Saya percaya Dia. Saya khawatir, tetapi saya tidak takut. Terus berdoa,” tulisnya.

Sementara itu, Persija membuka galang dana dalam tajuk Persija untuk Indonesia: Satu Hati Lawan Corona, sebagai salah program Corporate Social Responsibilty (CSR).

Persija menggandeng situs donasi Kitabisa.com guna mempermudah proses penggalangan dana.

Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto, mengutarakan bahuwa langkah ini dijalankan untuk membantu seluruh pendukung Macan Kemayoran dan masyarakat Jakarta untuk membantu melawan penyebaran wabah Covid-19.

“Langkah ini dibuat untuk mempermudah teman-teman pendukung Persija dan masyarakat Jakarta dapat terlibat dalam perjuangan melawan wabah Covid-19,” ujar Ambono Janurianto.

Hingga Senin (31/3/2020) dini hari WIB, Indonesia mencatat 1.414 kasus positif Covid-19.

Bertambah 129 kasus dari hari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 122 meninggal dunia dan 75 orang dinyatakan pulih.