Pandemi Virus Corona Covid-19 Bikin Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri Belum Temui Cucu Pertama

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengaku belum menengok cucu pertamanya, Aluna Khana Mahyra. Aluna merupakan putri dari anak pertama Indra, Aryandra Andaru.

Aluna Khana Mahyra lahir pada, Jumat (27/3/2020) pukul 14.00 WIB di RS Mayapada, Tangerang, Banten. Indra menyatakan dirinya sengaja belum mengunjungi anak dan cucunya karena penyebaran Covid-19 di Tanah Air semakin meluas.

“Ya mau bagaimana lagi, situasinya tak mendukung. Saya ikhlas. Kan bisa video call juga. Sebenarnya saya juga yang menyarankan agar cucu saya tidak dikunjungi banyak orang dulu. Jadi hanya boleh sama bapaknya (Andaru), ibunya (Iffa Roesadie Fatimatuzahra), dan perawat,” kata Indra kepada Warta Kota, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu, Indra yang pernah melatih Bali United, sedang mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan kerja dan berdiam diri di rumah. Sejak 16 Maret lalu, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia untuk menerapkan kerja, sekolah, dan beribadah di rumah.

Indra mengikuti anjuran #DiRumahSaja dan #KerjaDariRumah sejak 15 Maret 2020 lalu, sepulang dari Kabupaten Bengkalis, Riau. Suami Temi A Rachman itu diundang mantan Bupati Bengkalis, Syamsurizal. Politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut merupakan Anggota DPR RI (Komisi II) Periode 2019-2024.

Di Bengkalis, Indra menghadiri forum yang diikuti seribuan orang. Ia juga turut menyaksikan final turnamen sepak bola antara GAS FC (Sekodi-Bengkalis) versus Banana FC (Tanjung Pisang-Kepulauan Meranti). Kontak fisik seperti bersalaman dan foto bareng pun tak terhindarkan.

Sepulang dari sana, pelatih berumur 57 tahun asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini waswas. Indra, yang selama ini lebih sering berada di Jakarta, pulang ke domisilinya di Yogyakarta. Di saat yang sama, PSSI sudah mengikuti anjuran pemerintah dengan “merumahkan” para karyawannya.

“Saya batalin semua agenda lalu saya mengisolasi diri di sini. Alhamdulillah sudah hampir 14 hari di sini tidak ada tanda-tanda terpapar virus tersebut. Tapi saya tetap jaga-jaga, segala aktivitas saya lakukan dari rumah. Kalau buat saya pribadi, saya berprinsip tidak ingin tertular atau bahkan menularkan ke orang lain di sekitar saya. Itulah mengapa bekerja dari rumah dan anjuran di rumah saja (#StayAtHome) penting untuk dilakukan,” ujar Indra.

Laptop yang sering digunakan Indra Sjafri untuk menonton rekaman pertandingan selama bekerja dari rumah.
Laptop yang sering digunakan Indra Sjafri untuk menonton rekaman pertandingan selama bekerja dari rumah. (Dokumen pribadi)
Selama di rumah, Indra menghabiskan waktu dengan menyaksikan video-video rekaman pertandingan timnas Indonesia yang pernah ia latih. Menurutnya, hal itu bisa mengevaluasi segala kekurangan di dalam tim. Ia pun rutin berkoordinasi dengan PSSI mengenai program kerjanya.

Nama: Indra Sjafri
Usia: 57 Tahun
Tempat lahir: Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat-Indonesia
Karier pemain: PSP Padang (1986-1991)
Karier pelatih: Indonesia U-16 (2011), Indonesia U-19 (2012-2014, 2017-2018), Bali United (2015-2016), Indonesia U-23 (2019)
Prestasi: Juara Piala AFF U-19 2013 (timnas Indonesia U-19), juara Piala AFF U-22 2019 (timnas Indonesia U-22), medali perak SEA Games 2019 (cabang olahraga sepak bola bersama timnas Indonesia)
Jabatan sekarang: Direktur Teknik PSSI

Kegiatan IS Selama #KerjaDariRumah
Pagi dan sore: joging
Siang: menonton rekaman pertandingan timnas Indonesia (via laptop), berkoordinasi dengan PSSI
Malam: menonton rekaman pertandingan Bali United, menyusun program Direktur Teknik PSSI (via laptop)