Ketagihan Bersepeda, Sayap Persebaya Bertekad Menggowes dari Surabaya ke Bromo

Vakumnya aktivitas liga dan klub membuat pemain sayap Persebaya, Irfan Jaya, pulang kampung ke Bantaeng, Sulawesi Selatan. Di sana, ternyata ia menemukan hobi baru, yaitu bersepeda.

Selain berguna untuk menjaga kebugaran fisiknya, Irfan pun menikmati indahnya kampung halamannya kala menelusuri jalanan.

Pemain berusia 22 tahun itu pun sadar sebagai “pemain baru” sehingga ia tak bersepeda dengan jarak jauh di tahap-tahap awal.

”Waktu itu saya menempuh tujuh kiloan, tapi itu treknya menanjak, dimulai dari kota Bantaeng hingga finish di Puncak Sinoa. Dari atas saya bisa menikmati pemandangan kabupaten Bantaeng dan sebagian Kabupaten Jeneponto,” tuturnya di situs resmi Persebaya.

Di kesempatan selanjutnya, ia sudah berani menembus puluhan kilometer. Ia pun tak terlalu khawatir akan ancanam virus Corona dengan bersepeda.

Pasalnya, daerah itu bukan zona merah dan tak banyak warga yang ia temui sepanjang jalan sehingga risikonya rendah.

Sementara itu, karena mulai menikmati sepada, ia memiliki impian untuk menaklukkan Gunung Bromo dengan bersepeda.

”Pasti seru dan pasti butuh stamina yang prima karena yang saya dengar itu sekitar 100 km dari Surabaya. Rutenya pun naik. Kalau break saya ingin melakukannya,” ujar Irfan Jaya halaman 2 dari 2