Shopee Liga 1 2020 Terhenti, Arema FC Mengaku Tak Ada Pemasukan

Terhentinya kompetisi Shopee Liga 1 karena pademi virus corona atau COVID-19 membuat semua klub merugi, termasuk Arema FC. Tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan itu mengaku tidak ada lagi pemasukan selama kompetisi dihentikan hingga 1 Juli mendatang.

Satu sumber pandapatan dari tiket pertandingan kandang tidak ada. Namun, yang lebih menyedihkan, untuk sementara sponsor juga menunda pemberian fresh money.

Sponsor yang menempel di jersey dan papan iklan melakukan pembayaran secara bertahap, dengan catatan ketika kompetisi berjalan normal. Tapi, sayangnya hingga saat ini baru tiga pertandingan yang berjalan.

Manajemen Arema FC memaklumi keputusan sponsor. Bahkan mereka bersyukur sponsor yang sudah menjalin kerjasama tidak langsung cabut atau melakukan revisi kontrak. Opsi itu bisa diambil sponsor mengingat kompetisi saat ini sedang ditunda karena force majeure.

“Kami bersyukur semua sponsor masih berkomitmen di Arema. Meskipun kondisi sekarang tidak normal,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Namun Arema FC tetap proaktif memberikan update terkait kepastian kompetisi dan kondisinya saat ini kepada sponsor. Sejak pekan keempat yang harusnya dimulai 14 April dipastikan mundur, divisi bisnis Arema sudah berkomunikasi langsung dengan sejumlah sponsor yang ada. Seperti sponsor utama yang menempel di jersey, MS Glow for Men, Indomie, Kratingdaeng dan Joseph Refo Inc.