Biodata Ahmad Nur Hardianto, Mantan Striker Arema FC yang Bergabung Dengan Bhayangkara FC

Berikut ini biodata Ahmad Nur Hardianto, mantan pemain Arema FC asli Lamongan Jawa Timur. Ahmad Nur Hardianto lahir pada 8 Maret 1995.

Saat ini ia bermain di Arema FC sebagai penyerang. BErbeda dengan pesepak bola lainnya yang bersekolah sepak bola. Ahmad Nur Hardianto berlatih sepak bola secara otodidak.

Di tahun 2013 Ahmad Nur Hardianto mengikuti seleksi tim kabupaten Lamongan untuk Porprov Jawa Timur.

Di umurnya yang saat itu masih 18 tahun ia masuk ke tim Persela Lamongan U-21.

Tetapi, Ahmad Nur Hardianto tidak didaftarkan untuk skuat Persela di tahun 2014.

Sempat putus asa dan mengundurkan diri dari dunia sepak bola, Ahmad Nur Hardianto lalu bergabung dengan Persada Gresik.

Bermain tajam di klub interna Gresik, Ahmad Nur Hardianto sukses masuk di Persegres Gresik pada musim 2015.

Diketahui Persada Gresik merupakan klub penyuplai Persegres.

Di tahun 2016 konflik sepak bola Indonesia sempat menghambat karier Ahmad Nur Hardianto di Persegres Gresik dan akhirnya kembali ke Persela Lamongan pada ISC A 2016.

Bermain dengan bagus di ISC A, Ahmad Nur Hardianto mengalami cidera dan membuatnya jarang tampil di Liga 1 2017.

Di tahun 2018 ia bergabung dengan Arema FC jelang Liga 1 2018.

Sayangnya, di klub singo edan ini ia lebih sering menjadi pemain cadangan.

Tampilnya di Liga 1 2018 sebanyak 15 kali ia mencetak 5 gol untuk Arema FC.

Pada musim 2019, Ahmad Nur Hardianto masih bermain di Arema.

Menghadapi Liga 1 2020 ia di dikabarkan mundur dari Arema FC dan bergabung dengan Bhayangkara FC.

Mantan striker Timnas Indonesia U-22, Ahmad Nur Hardianto, sudah pamit dari Arema. Kini dia dikaitkan dengan Bhayangkara FC untuk kompetisi musim 2020. Sejak kemarin, Hardianto kabarnya sudah sepakat dengan tim juara Liga 1 2017 tersebut, bersama pemain mantan PSS Sleman, Rangga Muslim.

Tetapi, saat dikonfirmasi terkait kabar itu, Hardianto mengaku masih belum mengambil keputusan untuk gabung Bhayangkara FC.

Pemain berusia 24 tahun kabarnya masih butuh waktu sampai pekan depan untuk mempertimbangkan tawaran yang datang.

“Saat ini ada lima klub yang menghubungi saya. Bhayangkara FC salah satunya. Saya belum tahu mau ke mana. Minggu depan baru ambil keputusan,” kata pemain asal Lamongan ini.

Sebenarnya, Ahmad Nur Hardianto masuk kerangka tim Arema di era kepelatihan Mario Gomez musim 2020.

Namun, dia memilih pamit untuk mencari tantangan baru. Termasuk mencari kesempatan main yang lebih banyak karena di Arema, mantan striker Persela Lamongan ini bukan pilihan utama.

Saat ditanya kriteria tim barunya musim 2020, Hardianto enggan memberikan jawaban.

“Tunggu saja nanti akhirnya ke mana. Kan tinggal beberapa hari lagi,” imbuhnya.

Pada musim 2019, bisa dibilang ketajaman Hardianto menurun karena hanya mengoleksi tiga gol dalam 15 pertandingan. Padahal, musim sebelumnya (2018) dengan jumlah pertandingan yang sama, dia mengoleksi lima gol.

Ahmad Nur Hardianto merupakan striker murni. Untuk pemain lokal, jarang ada pemain berkarakter seperti itu. Pantas jika Arema sempat ingin mempertahankannya sebagai pelapis striker asing. Tetapi jika tidak main secara reguler, ketajamannya bakal luntur di usia muda.

Penyerang merupakan posisi pemain depan dalam sebuah tim sepak bola.

Tugas utama seorang penyerang adalah mencetak gol, dapat juga menjadi pembuka ruang penyerangan untuk pemain lainnya.
Penyerang juga sering disebut sebagai striker, target-man atau goal-getter.

Tak hanya berkiprah di tim nasional, Ahmad Nur Hardianto juga berkiprah di Tim Internasional

Penampilannya di ISC A 2016, membuatnya mendapat panggilan untuk bermain di timnas Indonesia asuhan Luis Milla.

Dan di tahun 2017 ia menjalani debut di timnas Indonesia dalam laga persahabatan melawan Myanmar, 21 Maret 2017.