Beda dengan Persib, Madura United Gaji Pemain Sebesar 25 Persen

Manajemen Madura United akan tetap membayar gaji pemain sesuai surat edaran dari PSSI yaitu sebesar 25 persen selama jeda kompetisi pada Maret, April, dan Mei.

Tentu saja ini berbeda dengan Persib Bandung yang tetap memberikan gaji full kepada skuadnya meskipun kompetisi tengah diberhentikan.

Seperti diketahui pada Jumat 27 Maret 2020, PSSI telah mengirimi surat kepada seluruh kontestan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.

Poin kedua isi surat tersebut menyangkut mengenai gaji pemain selama libur kompetisi yang wajib dibayarkan pihak klub sebesar 25 persen.

Berbeda dengan klub Persib Bandung yang akan tetap menggaji para pemainnya dengan tidak adanya potongan atau dibayar penuh selama dua bulan ke depan.

Sebaliknya, Madura United tetap membayar para pemain dengan gaji sebesar usulan PSSI tersebut.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PMBM) Ziaul Haq mengatakan pihaknya akan tetap memberi gaji pemain selama libur kompetisi.

“Gaji pemain tetap kami bayar, meski ada pengumuman bahwa kompetisi sementara ini dihentikan,” kata Ziaul Haq dikutip BolaSport dari Antara, Senin (30/3/2020).

Kendati demikian, tidak memungkiri pihak manajemen akan membahas ulang bersama pemain mengenai gaji tersebut.

Pasalnya, bulan Maret ini para pemain telah mengikuti berbagai kegiatan termasuk laga kompetesi Shopee Liga 1.

Ziaul Haq berharap bahwa semua pemain diharapkan mampu melihat kondisi saat ini.

Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengupayakan setiap pemain benar-benar digaji sesuai kesepakatan.

“Semua pihak harus sama-sama memahami bahwa situasi saat ini adalah force majeure.”

“Hal-hal yang menjadi kewajiban sebagaimana petikan surat dari PSSI tentunya bukan hal perlu diperdebatkan, di tengah situasi saat ini,” katanya.