Alberto Goncalves Legawa Gajinya Dipotong Madura United 75 Persen

Penyerang Madura United, Alberto “Beto” Goncalves, legawa gajinya dipotong oleh manajemen selama Shopee Liga 1 2020 ditunda karena pandemi virus corona.

Manajemen Madura United dalam keterangan terakhir memutuskan memotong gaji pemain sebesar 75 persen sesuai dengan surat PSSI tertanggal 27 Maret 2020.

Dalam surat itu, PSSI memperbolehkan tim Liga 1 dan Liga 2 memotong gaji pemain selama kompetisi ditunda sampai 29 Mei mendatang. Alberto Goncalves mengaku belum menerima keputusan dari manajemen Madura United terkait pembayaran gaji.

Namun, jika pada akhirnya gajinya dipotong, Beto mengaku tidak mempermasalahkan.

“Kalau kabar itu (potong gaji) benar kami tidak boleh kecewa. Keputusan ini benar karena kalau kami (pemain) tidak bekerja, tim akan merugi,” kata Beto dikutip BolaSport.

“Ini kan sudah keputusan tim, saat normal nanti kami harus terima kembali lagi gaji yang utuh,” ujar Beto menambahkan.

Lebih lanjut, Beto menilai imbauan PSSI terkait masalah gaji pemain adalah upaya untuk menyelematkan keuangan tim selama kompetisi tidak berjalan.

Beto kemudian hanya bisa berharap pandemi virus corona saat ini segera berakhir agar kompetisi bisa berjalan kembali.

“Saya rasa sponsor juga mungkin akan mengurungi sedikit apa yang mereka berikan ke tim,” tutur penyerang timnas Indonesia ini.

“Semua tahu saat ini tidak ada pertandingan, tidak ada suporter, tidak ada pemasukan, jadi kami harus terima apa yang ada saat ini,” ujar Beto menambahkan.

Hal itu harus dilakukan agar saat Liga 1 dan Liga 2 2020 kembali berjalan pada 1 Juli tidak ada kendala. Namun, PSSI tidak menutup kemungkinan Liga 1 dan Liga 2 musim ini dibatalkan atau tidak dilanjutkan.

Kepastian itu akan ditentukan dengan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana yang diputuskan Pemerintah Indonesia terkait pandemi virus corona. Apabila status itu diperpanjang pemerintah setelah 29 Mei 2020, PSSI dengan terpaksa akan mengentikan Liga 1 dan Liga 2 musim ini. (Faizal Rizki Pratama)