PSSI Tunda Liga 1 2020, Fabiano Beltrame jadi Pemain Paling tak Beruntung di Persib

PSSI tunda Liga 1 2020, Fabiano Beltrame jadi pemain paling tak beruntung di Persib .

Tim Persib Bandung harus menerima kenyataan Liga 1 2020 yang baru berjalan 3 pekan ditunda .

Penundaan itu diambil terkait menyebarnya virus Corona di Indonesia

Fabiano Beltrame mungkin pemain paling ‘sial’ di skuat Persib Bandung.

Gabung sejak awal musim 2019, Fabiano Beltrame hanya mengecap satu menit pertandingan resmi bersama Persib Bandung.

Sepanjang musim lalu, Fabiano Beltrame hanya menjadi pengangguran lantaran tidak sekalipun bisa ikut ambil bagian dalam laga Liga 1 2019.

Pemain asal Brasil itu terkendala proses naturalisasi yang belum beres sejak kepindahannya dari Madura United.

Proses naturalisasi Fabiano Beltrame beres pada akhir musim lalu sehingga bisa terlibat di laga-laga resmi Persib Bandung.

Hanya, kehadiran Nick Kuipers dan Victor Igbonefo membuat Fabiano Beltrame menjadi pilihan kedua untuk posisi bek tengah.

Maung Bandung sudah melakoni tiga pertandingan di Liga 1 2020 tetapi Fabiano Beltrame baru terlibat dalam satu laga.

Ia ambil bagian saat Persib Bandung tandang ke markas Arema FC pada pekan kedua Liga 1 2020.

Fabiano hanya bermain satu menit melawan mantan timnya itu.

Ia menggantikan sang kapten, Supardi, pada menit 89.

Selanjutnya, Fabiano Beltrame tak dimainkan lagi saat Persib Bandung menghadapi PSS Sleman.

Setelah itu, pemain naturalisasi itu pun harus menerima kenyataan lain.

Liga 1 2020 dihentikan sementara oleh PSSI menyusul pandemi corona di Tanah Air.

Meski begitu, Fabiano Beltrame tetap mendukung keputusan PSSI tersebut.

Menurut pemain naturalisasi asal Brasil ini, PSSI telah mengambil langkah yang bijak dan tepat untuk menghentikan sementara semua konpetisi di bawah naungannya.

“Yang lebih penting baik untuk semuanya. Situasi ini akan banyak klub dan lainnya rugi, tapi tetap keselamatan dan kesehatan lebih utama,” ujar Fabiano dikutip dari laman tesmi klub.

Keputusan PSSI untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 memang sangat bisa dipahami.

Sebab jika liga masih terus dipaksakan untuk berjalan, penyebaran virus corona sangat bisa terjadi di dalam stadion.

Apalagi dalam suatu pertandingan, ribuan penonton berada di satu titik yang membuat penyebaran akan semakin mudah terjadi.

Fabiano menilai bahwa penyebaran harus diputus dengan salah satu jalannya adalah menghentikan pertandingan.

“Karena kalau ada pertandingan, semua orang ingin datang. Dan jika virus ini masih ada, banyak orang yang berisiko besar. Jadi lebih baik semua aman dulu, untuk kebaikan semua,” ucapnya.

Wander Luiz bangun performa dari awal lagi

Wander Luiz, salah satu striker Persib Bandung, mengaku ia dan timnya lagi on fire, ketika kemudian Liga 1 harus dihentikan sementara.

Alhasil, ia pun berlatih menjaga stamina dan performanya selama Persib Bandung tak melakukan aktivitas pertandingan ataupun latihan bersama.

Top skor Persib Bandung Wander Luiz mengaku harus membangun performanya dari awal lantaran kompetisi Liga 1 2020 tengah dihentikan sementara waktu.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 harus ditunda akibat pandemi Virus Corona.

Hal tersebut membuat Wander Luiz harus menahan asa untuk menambah koleksi golnya di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air itu.

Sebelum kompetisi terhenti, striker asal Brasil itu telah mengoleksi empat gol.

Torehannya itu menjadikan Wander Luiz sebagai top skor tim sekaligus Shopee Liga 1 2020.

Wander Luiz mengakui, situasi sulit saat ini bukan hanya menimpa dirinya, namun semua pihak.

Secara pribadi, Wander Luiz mengaku bahwa dirinya sedang dalam kondisi puncak.

Dengan terhentinya kompetisi, Wander Luiz merasa harus membangun performanya dari nol lagi.

“Kurang bagus karena semua pemain sedang top level, dan semua berhenti akan membuat kembali ke awal lagi,” ujarnya, seperti dilansir dari laman resmi Persib, Kamis (26/3/2020).

“Tapi, ini demi keselamatan semua. Kita semua harus memahami situasi ini,” kata pemain bernomor punggung 9 ini.

Saat ini skuad Persib diliburkan dari segala aktivitas latihan.

Namun, meski libur, Wander Luiz akan tetap menjaga kondisi agar tetap bugar.

Striker 28 tahun itu tak ingin fisiknya justru menurun drastis saat kembali berlatih nanti.

“Saya tetap berlatih untuk menjaga kondisi saya. Sebab, pelatih juga menyuruh jaga kondisi,” ucapnya mengakhiri.