Penjualan Jersey Lesu, PSS Lakukan Efisiensi Produksi

PSSI harus menghentikan kompetisi hingga waktu yang tidak bisa ditentuka, akibat wabah Virus Corona. Hal itu berdampak pada klub peserta karena tidak ada aktivitas pertandingan.

Bidang bisnis merchandise PSS Sleman. Sembada yang merupakan apparel resmi Tim Elang Jawa, mengklaim aktivitas penjualan terutama jersey cukup lesu. Tren penjualan menurun ketimbang saat ada pertandingan.

“Kami sebenarnya juga bingung, karena ada produksi yang harus pending. Tidak tahu akan berakhir sampai kapan situasi seperti ini,” ucap Manajer Bisnis apparel Sembada, Hasbi Sirajudin, Jumat (27/3).

“Jersey terbaru memang laku, tapi tetap berbeda ketika kompetisi bergulir. Tidak sebesar kalau ada pertandingan,” tuturnya.

Pihaknya menambahkan, penghentian sementara produksi jersey dan pernak-pernik lainnya, merupakan solusi yang tepat agar tidak terus merugi. Pasalnya, kelanjutan kompetisi belum jelas kapan bakal digelar.

“Ketika kami harus terus produksi, bisa jadi perjudian, karena tidak tahu kapan bisa dilanjutkan kembali. Mengacu bakal dilanjutkan pada Juni, itu pun juga belum pasti, karena tanggap bencana bisa jadi diperpanjang,” imbuhnya.

“Dalam kondisi seperti ini yang bisa kami lakukan adalah efisiensi, kalau untuk mengejar omset jelas tidak mungkin,” tukas Sirajudin Hasbi.