Hendri Susilo, Eks Persija yang Kini Jadi Pelatih Lokal Paling Gemilang di Liga 1 2020

Hendri Susilo di luar dugaan bisa menjadi pelatih lokal terbaik sejauh ini di Liga 1 2020 bersama Persiraja Banda Aceh. Dia mengungguli nama besar seperi Rahmad Darmawan hingga Djajang Nurdjaman.

Baru tiga pekan bergulir sebelum akhirnya dihentikan akibat merebaknya virus corona di Indonesia, Liga 1 2020 telah menghasilkan beberapa kejutan.

Salah satunya ketika nama Hendri Susilo muncul sebagai pelatih lokal dengan catatan terbaik sejauh ini. Mengungguli nama-nama besar seperti Rahmad Darmawan, Widodo C. Putro, Aji Santoso, hingga Djajang Nurdjaman.

Catatan itu didapat setelah Hendri Susilo menjadi satu-satunya pelatih lokal yang belum menelan kekalahan (dua imbang, satu menang). Persiraja Banda Aceh pun berhak menghuni peringkat ketujuh, di atas klub Liga 1 2020 lain yang dipimpin oleh pelatih lokal.

Munculnya nama Hendri Susilo sebagai pelatih lokal dengan catatan terbaik sejauh ini di Liga 1 2020 jelas menjadi sebuah hal yang menarik.

Selain namanya yang belum sebesar pelatih lokal lainnya di Liga 1 2020, Hendri Susilo juga mengejutkan lantaran hanya memiliki skuat yang tak banyak dihuni bintang bersama klub promosi Persiraja Banda Aceh.

Bahkan iasempat hampir tak dipakai klubnya itu, lantaran lisensi kepelatihan yang tak memenuhi standar Liga 1 2020. Berkaca pada pencapaian bagusnya di Liga 1 2020, berikut INDOSPORT merangkum secara singkat perjalanan karier Hendri Susilo.

Dalam karier kepelatihan, Hendri Susilo memang belum punya nama besar, melebihi enam komptriotnya sesama pelatih lokal di Liga 1 2020. Seperti Rahmad Darmawan, Nilmaizar, Aji Santoso, Widodo C. Putro, Djajang Nurdjaman, bahkan Joko Susilo.

Namun bukan berarti Hendri Susilo juga tak dikenal luas di sepak bola Indonesia, khususnya untuk generasi yang lebih lama.

Sebab pria kelahiran Bukit Tinggi 11 Desember 1965 itu juga pernah besar sebagai pemain di Liga Indonesia. Mulai dari memperkuat klub daerah asalnya PSP Padang hingga klub besar Persija Jakarta pernah diperkuatnya. Bahkan kiprahnya di level klub juga mampu membawa Hendri Susilo untuk berseragam Timnas Indonesia.

Sementara sebagai pelatih, karier Hendri Susilo juga tak bisa dibilang buruk juga. Tercermin dari rekam jejaknya yang bahkan pernah dipercaya untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17 Pra Piala Asia 2005 dan 2007.

Selain itu, sederet klub besar tanah air juga tercatat pernah memakai jasa pelatih Hendri Susilo. Seperti Persiram Putra Samarinda pada musim kompetisi 2010-2011 dan 2011-2012, Sriwijaya FC (asisten).

Pernah juga di Persija Jakarta sebagai asiten Benny Dollo edisi 2014, dan terakhir sebagai pelatih PSPS Riau sebelum akhirnya ke Persiraja Banda Aceh di Liga 2 2019.

Menjadi pelatih yang sukses membawa Persiraja Banda Aceh promosi ke Liga 1 2020. Karier Hendri Susilo di klub paling barat wilayah Indonesia itu sempat terancam di awal musim.

Ihwalnya adalah ketika lisensi A AFC yang dipegangnya saat ini dianggap tak memenuhi standar Liga 1 2020. Seorang pelatih minimal harus mengantongi lisensi AFC Pro.

Tetapi beruntung buat Hendri Susilo, saat kemudian PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi membatalkan standar tersebut. Sehingga, seorang pelatih berlisensi A AFC bisa menukangi klub Liga 1 2020.

Hendri Susilo pun bisa kembali menangani Persiraja Banda Aceh, hingga akhirnya kini mencuat sebagai pelatih lokal dengan catatan terbaik hingga pekan ke-3 Liga 1 2020.