Semakin Maju, Striker Bali United Kagum Profesionalitas Klub-klub Liga 1

Striker Bali United, Lerby Eliandry, menilai perhatian klub kepada pemain sudah meningkat dalam satu dekade belakangan. Para pemain tak ragu bertarung lagi karena klub menjamin nasib pemain.

Lerby memulai petualangan dengan berseragam Persisam Putra Samarinda periode 2011-2012. Saat klub ini bermetamorfosis menjadi Bali United memasuki 2015, dia sempat ikut.

Namun tak lama, Lerby pilih kembali ke Samarinda dengan memperkuat Borneo FC. Empat musim menjadi ujung tombak Pesut Etam, kariernya terus menanjak hingga kerap dipanggil timnas Indonesia.

Prestasi itu membuat Bali United tertarik. Kedua pihak akhirnya resmi bereuni musim ini. Lerby Eliandry sudah tampil lima kali dengan raihan satu gol.

Lerby menikmati perjalanan kariernya. Dia menilai klub-klub lokal juga sudah berbenah mengingat pemain mendapat fasilitas lebih bagus, salah satunya jaminan ketika cedera.

“Saya rasa sudah baik. Terbukti klub bertanggung jawab atas cedera pemain, bahkan sampai sembuh,” ucap Lerby Eliandry, Minggu (22/3/20).

Bali United termasuk salah satu yang peduli. Ketika rekannya, Windu Wibowo, cedera pada 2015 lalu, manajemen membiayai pemulihan hingga tuntas. Lerby pun melihat klub lain juga melakukan aksi serupa.

“Bukan hanya Bali United. Klub-klub Liga 1 lain sepertinya juga sudah menerapkan kebijakan serupa terkait pemain,” pungkas Lerby Eliandry.

Selain tanggung jawab pada pemain, saat ini klub juga berani membayar ahli rumput untuk memugar markasnya. Beberapa klub bahkan sudah punya divisi khusus yang merawat rumput.