Dua Pemain Asing PSS Sleman Punya Cara Sendiri Mengisi Jeda Kompetisi

Penyebaran virus corona telah berdampak pada sejumlah olahraga di dunia.

Berbagai negara di belahan dunia bahkan telah menerapkan lockdown (pencegahan untuk keluar-masuk suatu wilayah) guna menghambat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Salah satu dampak dari situasi tersebut ialah penghentian kompetisi berbagai liga-liga sepak bola di seluruh dunia, termasuk Liga Indonesia.

Liga 1 dan Liga 2 saat ini telah diberhentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut diambil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, dan surat Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terkait pandemi virus corona yang tengah melanda di beberapa wilayah Indonesia.

“Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu dihentikan,” tulis Mochamad Iriawan dalam surat arahan kepada Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Pencabutan atas penghentian Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai penyebaran Covid-19 di Indonesia yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI,” tutur instruksi pria yang akrab disapa Iwan Bule.

Selama masa penghentian kompetisi akibat pandemi virus corona. Dua pemain asing PSS Sleman, Zah Rahan dan Aaron Evans mempunyai cara tersendiri untuk mengisi jeda kompetisi tersebut.

Zah Rahan dan Aaron Evans tetap berlatih mandiri. Zah Rahan bahkan memilih latihan di sekitar Pantai Parangtritis, Bantul yang kondisinya cukup sepi.

“Saya tetap latihan sendiri. Kalau pagi hari saya berlatih di pantai, dan sore baru di hotel karena saya masih tinggal di Sleman,” ungkap Zah Rahan yang dilansir dari laman resmi Liga Indonesia.

Sementara itu Aaron Evans juga tetap melakukan latihan mandiri sama seperti yang dilakukan Zah Rahan.

Eks bek PSM Makassar itu tetap jalani latihan di Bumi Sembada.

“Secara pribadi saya terus melakukan latihan dan berusaha agar kebugaran saya tetap prima. Sambil berupaya menjaga agar tubuh saya tetap sehat, sehingga performa tidak menurun meski libur,” kata Evans.

Pemain berkebangsaan Australia itu juga menjelaskan alasan dirinya tidak balik ke negaranya tersebut.

“Pemerintah di sana sudah menutup akses keluar, jadi mungkin saya bisa kembali pulang, tetapi tidak yakin bisa kembali ke sini. Untuk itu saya tetap di Sleman,” tutur Aaron Evans.

Super Elang Jawa – julukan PSS Sleman – telah memberikan waktu libur buat para pemain hingga 30 Maret mendatang.

Namun, hal tersebut bisa berubah mengingat PSSI telah memutuskan kompetisi Shopee Liga 1 2020 dihentikan untuk batas waktu yang tidak ditentukan.