Curhat Dedi Kusnandar, Bisnisnya Lesu karena Pandemi Corona

Pandemi wabah virus corona membuat ekonomi Indonesia lesu. Beberapa pelaku usaha merasakan dampak langsung dari lesunya perekonomian karena virus corona.

Salah satunya adalah gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar.

Selain berprofesi sebagai pesepak bola, pemain yang akrab disapa Dado itu juga dikenal sebagai pebisnis. Dado memiliki usaha kuliner dan juga laundry pakaian.

Mantan pemain Pelita Jaya itu mengaku, bisnisnya merugi karena wabah virus corona. Untuk sementara waktu, Dado bahkan menutup bisnisnya itu hingga situasi kembali kondusif.

Bukan tanpa alasan Dado memilih menutup usahanya. Dado tidak ingin para pegawainya terpapar virus corona karena harus terus bekerja.

Bagi Dado, tidak ada nyawa yang bisa digadaikan dengan materi.

“Ya pasti, semuanya juga pasti berimbas, termasuk juga bisnis yang saya jalani. Untuk saat ini saya menutup bisnis saya dulu, sampai situasinya kondusif. Nyawa lebih penting dari pada materi,” tegas Dado.

Selain bisnis, kegiatan Dado di dunia sepak bola pun berpotensi rehat. Pasalnya, penangguhan semua pertandingan pada kompetisi domestik diperpanjang hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Keputusan tersebut diambil PSSI karena grafik penyebaran wabah virus di Indonesia semakin menanjak.

Hal tersebut membuat Indonesia belum dalam situasi yang kondusif, terlebih untuk menyelenggarakan pertandingan sepak bola berskala nasional.

Hampir seluruh pertandingan kompetisi domestik, baik Liga 1 ataupun Liga 2, selalu menyedot animo penonton dalam jumlah besar.

Bila kompetisi dipaksakan berjalan, hal tersebut tentu berpotensi membuat penyebaran virus corona di Indonesia berjalan semakin masif.

Meski kecewa karena penangguhan kompetisi, Dado mengatakan, dia tetap menerima keputusan tersebut.

Menurutnya, itu adalah kebijakan terbaik yang bisa diambil dalam situasi seperti ini. Akan tetapi,

“Pasti kecewa kalau liga berhenti, tapi itu keputusan semuanya jadi harus terima. Apalagi ini soal keselamatan banyak orang dan nyawa juga. Yang penting kesehatan nomor satu di atas segalanya,” tegas Dado.

Mantan pemain Arema itu berharap, wabah virus corona di Indonesia bisa segera teratasi. Harapannya adalah, situasi bisa pulih sedia kala karena wabah virus corona ini berdampak pada banyak hal.

“Pasti berdoanya semoga berakhir lah virus ini, apalagi ini mencakup semuanya bukan sepak bola saja. Jadi semoga semuanya beres soal virus ini dan kembali seperti dulu lagi,” harap Dado.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.