Kenapa Kurniawan Tak Pulang ke Indonesia Sebelum Malaysia Lockdown?

Malaysia sedang di-lockdown untuk menekan penularan virus Corona. Kurniawan Dwi Yulianto memilih tetap di Malaysia demi keselamatan.

Malaysia melakukan lockdown sejak 18 Maret dan direncanakan berakhir pada 31 Maret 2020. Pemerintah Malaysia mengumumkan rencana itu dua hari sebelum pelaksanaan.

Selama lockdown, warga Malaysia dan pendatang tak ada yang boleh keluar rumah kecuali untuk membeli makan dan ke rumah sakit. Kurniawan berada di Malaysia. Dia bekerja di sana sebagai pelatih Sabah FA

Kurniawan menjelaskan alasannya tidak memilih pulang ke Indonesia sebelum Malaysia memilih lockdown. Hal tersebut karena keluarga sudah bersamanya dan demi keselamatan.

“Kebetulan keluarga semua ke sini karena anak-anak libur sekolah. Saya tidak berpikir untuk pulang (ke Indonesia ketika beberapa hari sebelum lockdown diumumkan),” kata Kurniawan dalam sambungan telepon.

“Menurut saya bakal lebih bahaya kalau saya pulang. Saya harus melewati banyak-banyak tempat. Nah, saya pikir malah lebih aman untuk tetap di sini saja sampai kondisi membaik,” lanjutnya.

Malaysia menutup semua tempat keramaian. Hanya supermarket, apotek, dan rumah sakit yang boleh beroperasi.

“Kebetulan anak-anak sudah mengerti situasinya. Malah ada yang sempat takut, tapi sudah biasa saja,” ujar Kurniawan.