Hutang Gaji Mitra Kukar Hampir 1 Miliar Rupiah

Polemik permasalahan tunggakan gaji klub Indonesia semakin pelik. Sejumlah klub Liga 2 terkuak masih memiliki sangkutan hutang dengan pemainnya, seperti Mitra Kukar.

Mitra Kukar diketahui mengalami masalah tunggakan gaji. Tak tanggung-tanggung, hutang klub berjuluk Naga Mekes ini hampir menyentuh angka 1 miliar rupiah.

Padahal, APPI (Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia) masih gencar menekan penyelesaian kepada klub sampai-sampai kasus tersebut dibawa ke NDRC (National Dispute Resolution Chamber).

Khusus Mitra Kukar, APPI menemukan kasus berbeda. Awalnya, saat berkorespondensi dengan manajemen Naga Mekes sejak 3 Maret lalu, APPI menemukan tunggakan gaji tujuh pemain sebesar Rp911 juta. Angka itu kemudian direvisi pada 12 Maret menjadi sekitar Rp482 juta karena sudah ada pembayaran.

“Mitra Kukar kasusnya kurang lebih sama. Ada pemain yang belum dibayar tiga sampai empat bulan. Kami sudah kasih peringatan juga. Memang, sempat ada pembayaran satu bulan. Jadi, masih ada sisa utang. Sehingga dalam laporan kami ada revisi. Tadinya sekitar Rp900-an juta menjadi Rp480-an juta,” kata Riza Hufaida, Kuasa Hukum APPI sekaligus perumus NDRC.

“Ternyata, tambah lagi enam pemain yang melaporkan. Enam pemain itu haknya yang belum terbayar sekitar Rp460 juta. Jadi, kurang lebih jumlahnya jadi sama kaya awal, berkisar Rp950-an juta,” ujar Riza.

Dengan deretan hutang Mitra Kukar setidaknya menambah oajang daftar hitam klub Liga 2 yang berhutang kepada pemain. Diketahui dari daftar klub yang berhutang baru Perserang yang mampu melunasi hutang pemainnya.

Sementara Kalteng Putra, PSPS Riau, PSMS Medan dan Mitra masih bergelut dengan lilitan hutang.

Berikut Detail Huang Mitra Kukar kepada Pemain

1. Atep: Upah bulanan (Rp 112.500.000) dan DP (Rp30.000.000)= Total Rp142.500.000

2. Muhammad Rizky Darmawan: Upah bulanan Rp16.400.000 dan DP Rp13.500.000= Total Rp29.900.000

3. M. Rafli Mursalim: Upah bulanan Rp15.000.000 dan DP Rp12.000.000= Total Rp27.000.000

4. Rishadi Fauzi: Upah bulanan Rp59.375.000 dan DP Rp23.750.000= Total Rp83.125.000

5. M. Lutfi Kamal: Upah bulanan Rp35.625.000

6. Roni Fatahilah: Upah bulanan Rp28.000.000 dan DP Rp24.000.000= Total Rp52.000.000

7. Syahroni: Upah bulanan sebesar Rp89.062.000 dan DP sebesar Rp23.750.000= Total Rp112.812.500

8. Mochamad Juanda Irawan: Upah bulanan Rp63.000.000 dan DP sebesar Rp17.500.000= Total Rp80.500.000

9. Gilang Ginarsa: Upah bulanan Rp59.375.000 dan DP sebesar Rp23.750.000= Total Rp83.125.000

10. Achmad Faris Ardiansyah: Upah bulanan Rp62.500.000 dan DP Rp25.000.000= Total Rp87.500.000

11. Ahmad Bustomi: Upah bulanan Rp71.500.000 dan DP Rp25.000.000= Total Rp96.500.000

12. Andre Agustiar Prakoso: Upah bulanan Rp35.625.000 dan DP Rp15.000.000= Total Rp50.625.000

13. Arif Suyono: Upah bulanan Rp50.000.000 dan DP Rp20.000.000= Total Rp70.000.000