PSIM Yogyakarta Menang Besar di Uji Coba, Ini Komentar Seto Nurdiyantoro

PSIM Yogyakarta terus menggelar program latihan di tengah merebaknya wabah virus Corona. Tim Laskar Mataram bahkan menggelar uji coba di Lapangan Dwi Windu, Bantul, Jumat (20/03/20).

Tak tanggung-tanggung, mereka menggelontor tim lokal PS Sumberagung, sembilan gol tanpa balas. Striker Dwi Raffi Angga mencetak empat gol, disusul Talaohu Abdul Mushsafri (2 gol), sepasang gol dari Slamet Budiyono, dan Supriyadi, serta gol bunuh diri lawan.

Namun, pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro tak ingin melihat hasil akhir di laga itu. Baginya, uji coba kali ini hanya sebagai sarana untk menjaga kebugaran pemain.

“Hanya penjagaan kondisi anak-anak saja dengan ada pertandingan. Juga menjaga sentuhan bola pemain dengan sedikit variasi,” kata Seto usai pertandingan.

Pelatih berusia 45 tahun itu tak menampik, vakumnya kompetisi jadi dilema tersendiri. Terutama dalam menyusun program latihan, mengingat lanjutan Liga 2 yang belum pasti kapan dimulai lagi.

“Besok pemain kita liburkan dulu sampai senin, karena kita juga belum tahu batas waktu sampai kapan kompetisi berhenti. Harapan saya sih pemain tetap bisa menjaga kesehatan dan juga maintenance secara mandiri,” tegas mantan pelatih PSS Sleman tersebut.

PSIS Semarang sendiri baru menjalani sekali laga di Liga 2 musim ini. Sayangnya, Purwaka Yudi dan kolega mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 di markas Sriwijaya FC.