Tak Ingin Ambil Risiko dari Virus Corona, Piala AFC 2020 Resmi Ditunda

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tidak ingin mengambil risiko dengan tetap melangsungkan ajang Piala AFC 2020 di tengah ancaman virus corona.

Virus berbahaya yang awalnya merebak di Wuhan, China itu telah membuat dunia sepak bola lumpuh. Tak terkecuali bagi kompetisi Shopee Liga 1 2020 di Indonesia.

Sebelum wabah virus corona menyebar, diketahui ada dua tim Indonesia yang ikut serta dalam kompetisi Piala AFC 2020. Dua tim tersebut adalah Bali United dan PSM Makassar. Sejatinya dua klub tersebut akan melakoni matchday keempat pada bulan April 2020.

Namun, melihat situasi yang tidak kondusif akibat penyebaran virus corona, AFC memutuskan untuk menunda kompetisi itu.

“Sebelumnya, AFC menunda semua pertandingan di Zona Barat pada 12 Maret 2020. Keputusan terakhir berlaku untuk semua pertandingan di bulan Maret dan April di lima zona AFC,” demikian bunyi pernyataan dari situs resmi AFC.

“Sementara itu, AFC bakal memonitor situasi dengan cermat sebelum memutuskan kapan bakal memulai kembali Piala AFC 2020. Ini adalah tindakan pencegahan untuk memastikan keselamatan semua pemain dan tim yang berpartisipasi,” sambungnya lagi.

Sebelum Piala AFC 2020 ditunda, Bali United sempat menelan kekalahan 0-4 dari Ceres Negros. Kekalahan itu membuat tim Serdadu Tridatu terpuruk sebagai juru kunci Grup G dengan perolehan tiga poin.

Sementara itu PSM Makassar harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat berhadapan dengan Kaya FC. Terakhir, PSM Makassar menempati posisi ketiga di klasemen sementara Grup H Piala AFC 2020.