Ketua Umum PSSI Perintahkan Klub Penuhi Tunggakan Gaji Pemain

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan meminta klub yang belum selesaikan masalah tunggakan gaji para pemainnya untuk segera melunasinya.

Klub yang dimaksud adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, Mitra Kukar, Perserang, dan PSMS Medan.

Khusus untuk Kalteng Putra, para pemain yang belum terpenuhi haknya bahkan menagih hal itu lewat akun Instagram resmi Kalteng Putra.

Hal tersebut terjadi setelah Kalteng Putra lakukan unggahan kemenangan ke akun instagram klub.

Unggahan tersebut langsung mendapatkan tanggapan dari mantan pemain Kalteng Putra.

Pemain yang dimaksud adalah I gede Sukadana, Dadang Apridianto, Abanda Rahman yang menagih tunggakan gaji mereka selama membela Kalteng Putra.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI, Mochamad Iriawan menyebut pemenuhan kewajiban klub untuk pemain harus dilakukan guna mewujudkan aspek keolahragaan dan industri sepak bola yang lebih profesional.

“Kami mengimbau dan mengapresiasi kepada lima klub ini untuk dapat juga melakukan upaya penyelesaian kewajiban kepada pemain,” kata Iriawan.

“Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan dukungan dari klub demi mewujudkan aspek keolahragaan pada umumnya serta industri sepakbola khusunya kearah yang lebih profesional,” jelas Iriawan.

Terdiri dari beberapa klub yang akan berlaga di Liga 2, Iriawan berharap masalah gaji bisa segera terselesaikan sebelum Liga 2 resmi di buka.

Kick-off kompetisi Liga 2 2020 sendiri akan dimulai pada Sabtu (14/3/2020).

Dan laga Persiba Balikpapan melawan Kalteng Putra akan membukan musim Liga 2.

Lebih lanjut lagi Iriawan berharap kedepannya para klub yang bermain di Indonesia menjaga stabilitas finansial keuangan klub.

Agar tak ada lagi pihak yang dirugikan.

“PSSI ingin agar Liga 2 2020 berjalan lancar, aman, damai dan semua pihak mendukung jalannya kompetisi ini,” ujar Iriawan.

“PSSI juga meminta untuk klub-klub menjaga stabilitas finansial. Dan kami berharap kedepannya tidak lagi menghadapi masalah finansial yang dapat mengganggu jalannya kompetisi,” ucap Iriawan.