Wabah Virus Corona, Menpora Serahkan Keputusan Penyelenggaraan Liga 1 kepada PSSI

Kompetisi Shopee Liga 1 2020 masih terus berjalan kendati di tengah mewabahnya virus corona di dunia akhir-akhir ini.

Di Indonesia, wabah virus corona sudah semakin mengganggu jalannya aktifitas masyarakat.

Tercatat hingga hari ini sebanyak 69 kasus dan 4 korban meninggal dunia terinfeksi virus corona di Indonesia.

Pandemi virus corona di seluruh dunia ini juga telah menyebabkan kompetisi elite di Eropa dihentikan sementara.

Liga Inggris ditunda hingga 3 April, Liga Italia ditiadakan selama bulan April, dan Liga Spanyol ditunda selama dua pekan.

Di wilayah Asia Tenggara, Liga Malaysia akhirnya ditangguhkan akibat virus corona hingga waktu yang belum ditentukan.

Pernyataan itu disampaikan melalui akun twitter resmi Federasi Sepakbola Malaysia Jumat (13/3/2020).

Sebelumnya, Thailand juga mengumumkan pemberhentian Liga mereka untuk sementara waktu.

Terkait dengan kompetisi yang masih berlangsung di Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) akhirnya mengeluarkan pernyataan dari hasil rapat di kantor Kemenpora Jumat (13/3/2020).

Dari Rapat yang dihadiri pihak Kementrian Kesehatan dan stekeholder olahraga termasuk Sekjen PSSI dan Sekjen PT LIB itu ternyata belum ada kebijakan yang memberi rekomendasi untuk menghentikan atau menunda kompetisi.

Dilansir BolaSport.com dari Kompas.com, pada rapat tersebut menghasikan lima poin terkait kegiatan olahraga di Indonesia.

Salah satunya yaitu menyerahkan wewenang berlangsungnya kompetisi kepada federasi terkait.

“Kemenpora menyerahkan semuanya kepada induk organisasi olahraga terkait penyelenggaraan kegiatan olahraga yang sedang dan akan berlangsung,” tutur Menpora Zainudin Amali dilansir dari Kompas.com

Dari hasil ini, Liga Indonesia akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan pada pekan ketiga ini.

Namun, penundaan satu laga bakal terjadi di Liga 2 antara Persis Solo dan PSCS Cilacap menyusul status KLB yang ditetapkan pemerintah Kota Surakarta.

Adapun Kemenpora hanya menghimbau agar penanggung jawab kompetisi untuk memberlakukan protokol guna mengantisipasi penyebaran virus corona.