Berstatus Tim Debutan, PS Hizbul Wathan Tak Gentar Hadapi Persaingan di Liga 2 2020

Sejak kemunculannya seusai mengakuisisi tim Liga 2 Semeru FC, 25 Februari lalu, PS Hizbul Wathan kini menjelma jadi kekuatan baru di kompetisi Liga 2 2020.

Tergabung di Grup Timur, Laskar Matahari akan bersaing dengan sejumlah klub elit Tanah Air.

Ketatnya persaingan di grup tersebut disikapi oleh pelatih PSHW Yusuf Ekodono merupakan hal yang wajar.

Sebab, tim-tim besar semacam Persis Solo, Persijap Jepara dan lainnya, telah terlebih dahulu berkompetisi di kancah sepak bola Indonesia.

“Ya kalau persaingan di grup timur memang ketat, Saya rasa semua bagus, semua kuat, ada tim-tim besar bergabung di grup ini,” terang pelatih berusia 52 tahun itu.

Baginya, berstatus sebagai tim debutan, tak jadi soal bagi PSHW untuk mengawali keikutsertaan perdananya di kompetisi sepak bola nasional.

Justru, label tersebut, akan jadi pemicu pihaknya untuk selalu berusaha keras membangun tim kebanggaan warga Muhammadiyah itu.

“Saya melihat PSHW juga sebagai tim debutan, untuk itu pelan-pelan dengan cara saya kita bangun tim untuk bisa bersaing, kita masih butuh proses dan kerja keras untuk itu semua,” pungkas Ayah dari Pemain PSIS Semarang Fandi Eko Utomo tersebut.