Jadi Persigo Semeru Hizbul Wathan, Begini Drama Akuisisi Semeru FC oleh PWM Jatim

Sebelum diakuisisi PWM Jatim (PW Muhammadiyah Jawa Timur) drama terjadi di dalam management Persigo Semeru FC yang kini berganti nama menjadi Persigo Semeru Hizbul Wathan.

Sebelumnya banyak pihak melakukan penawaran, namun kandas di tengah jalan. Sampai akhirnya, penawaran terakhir berujung pada Organisasi Masyarakat (Ormas) Tingkat Provinsi.

Diketahui, setelah terseok ke Liga 3, Semeru FC kembali bertengger ke Liga 2. Pihak Persigo Gorontalo menawarkan klub tersebut untuk dibeli pihak pengelola. Meski diimingi harga lebih murah, Thoriq Al – Katiri enggan menyetujui hal itu.

Bukan sepihak, Bang Thoriq sapaan akrabnya, sudah berembuk dengan berbagai pihak. Utamanya management Semeru FC sendiri.

“Berat mengelola klub tanpa partner. Akhirnya kami berunding dan sepakat melepas Semeru FC,” katanya.

Sebenarnya, kataThoriq, banyak juga berminat untuk membeli Persigo Semeru FC. Proses yang cukup panjang akhirnya kandas di tengah jalan. Proses pelepasan itu sampai pada akhir pendaftaran liga 2 ditutup. Belum ada pihak manapun yang mau membeli klub berjuluk Lava Semeru itu.

Sampai akhirnya, pendaftaran Liga 2 berkisar kurang 10 hari, PW Muhammadiyah Jawa Timur menemui management Semeru FC. Mereka berniat membeli klub asuhan Bang Thoriq.

“Kira-kira kurang 10 hari teman-teman Muhammadiyah Jatim ketemu saya. Sampai akhirnya sepakat untuk membeli klub,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan, Suli Da’im Manager Persigo Semeru Hizbul Wathan (PSHW). Menurutnya, mengakuisisi Semeru FC bukan hal mudah. Banyak yang perlu dipertimbangkan. Termasuk administratif dan pembiayaan mengakuisisi klub Liga 2 itu.

Beberapa kajian dan komunikasi banyak pihak, akhirnya PW Muhammadiyah Jawa Timur menyepakati mengakui sisi Persigo Semeru FC.

“Sudah pasti ada komunikasi lebih awal. Berdasarkan komunikasi dan kajian yang kami lakukan, akhirnya sepakat untuk mengakuisisi Persigo Semeru FC dan sementara berubah nama menjadi Persigo Semeru Hizbul Wathan (PSHW),” katanya.

Terhitung, per 20 Februari lalu Persigo Semeru FC sudah resmi beralih pengelolaan ke tangan PWM Jatim. Sejak itu pula nama Persigo Semeru FC, berubah menjadi Persigo Semeru Hizbul Wathan. (*)