Edo Febriansah, Wonderkid Persita Calon Bek Kiri Masa Depan Timnas Indonesia

Mengenal bek kiri muda Persita Tangerang, Edo Febriansah, yang tampil apik dan mencuri perhatian di laga lawan PSM Makassar.

Bek kiri Persita Tangerang, Edo Febriansah, menjadi pahlawan bagi timnya di pekan kedua Liga 1 2020, Jumat (06/03/20).

Golnya pada menit ke-58 menghindarkan tim Pendekar Cisadane dari kekalahan saat lawan PSM Makassar di Stadion Sport Center. Selain menjadi pahlawan, Edo juga tercatat sebagai pemain Persita pertama yang mencetak gol musim ini.

Nama Edo Febriansah mencuat ke permukaan berkat penampilan apiknya di Liga 1. Masih berusia 22 tahun, Edo dipercaya mengisi pos bek kiri Persita di dua laga awal Liga 1 2020.

Padahal, tahun ini adalah musim perdananya di kasta teratas. Maklum, sebelum ini ia bermain untuk tim-tim Liga 1 dan Liga 2.

Namun, hal itu tak menghalanginya untuk tampil percaya diri. Bahkan, sosok Edo diyakini jadi salah satu alasan mengapa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sengaja datang Kelapa Dua untuk menyaksikan laga Persita vs PSM.

Menurut keterangan orang dalam Persita, Shin Tae-yong, diyakini tengah memantau sejumlah pemain muda.

Pelatih Persita Tangerang, Widodo C Putro, sebelumnya pernah berbicara dengan asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, mengenai nama-nama yang kiranya layak dicoba, termasuk Edo Febriansah.

Edo Febriansah merupakan pemain asli kelahiran Kediri, Jawa Timur, 25 Juli 1997. Walau lahir di Kediri, namun Edo memulai karier profesionalnya dengan bergabung ke klub Liga 2, PS Bengkulu, pada tahun 2017.

Setahun di Bengkulu, Edo merantau ke ujung timur Tanah Air untuk membela Persiwa Wamena. Di tim berwarna kebesaran hijau-hitam ini, Edo bermain selama setahun sebelum akhirnya berlabuh ke klub kota kelahirannya, Persik Kediri.

Nama Edo Febriansyah pun mulai dikenal saat berjuang dengan Tim Macan Putih di Liga 2 2018. Edo masuk sebagai tim inti Persik Kediri yang mengisi posisi fullback kiri.

Edo pun ikut bermain di laga final Liga 2 melawan Persita Tangerang. Pada pertandingan yang ketat dan keras itu, Edo dkk mampu menang tipis 3-2 dan memastikan gelar juara Liga 2.

Tak lama setelah itu, Persita pun datang ‘menggembosi’ kekuatan Persik. Tim Pendekar Cisadane mengambil dua pilar utama Macan Putih, yakni Taufiq Febrianto dan Edo Febriansah.

Faktor pendidikan diyakini jadi alasan utama Edo memilih Persita. Maklum, pemain 22 tahun ini juga tengah menimba ilmu di Universitas Negeri Jakarta.

Edo pun mampu membayar kepercayaan pelatih Widodo C. Putro yang memilih mendatangkannya. Edo kini bermain di tim utama untuk posisi bek kiri dan bermain di dua laga awal Liga 1. Karier Edo Febriansah pun diyakini dapat berkembang lebih jauh di masa depan.