Menikmati Kemesraan Bonek dan Persikmania di Laga Pembuka

Momen menarik melibatkan suporter Persebaya Surabaya, Bonek, dan fans Persik Kediri, Persikmania, dalam laga pembukaan Shopee Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu malam (29/2/2020).

Bonek dan Persikmania menunjukkan teladan dalam menjaga keharmonisan relasi antarsuporter.

Sebelum laga Persebaya vs Persik dimulai, kedua suporter itu berjalan beriringan menuju stadion. Beberapa di antaranya berfoto bersama. Warna hijau (warna kebesaran Persebaya) dan ungu (warna khas Persik) mampu membaur, menambah indah pemandangan elemen penting dalam sepak bola tersebut.

Relasi kedua kelompok suporter memang sangat dekat. Bonek dan Persikmania sudah bertemu saat kedua tim jumpa di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, dalam fase grup Piala Gubernur Jatim 2020 (10/2/2020).

Ini jadi pertemuan pertama Bonek dan Persikmabia di Surabaya dalam tiga tahun terakhir. Persikmania bertandang ke Kota Pahlawan saat Persebaya menjamu Persik dalam laga persahabatan pada 18 Juni 2017. Laga itu memperingati hari ulang tahun ke-90 Persebaya.

“Ada rasa rindu, tentu saja. Selama ini, teman-teman Persikmania banyak memberi dukungan kepada Bonek, contohnya saat dulu berjuang mengembalikan Persebaya. Kami membalas kebaikan mereka dengan menjamu dan menyambut hangat,” kata Sinyo Devara Noumanto, koordinator Bonek tribune selatan, kepada Bola.com.

Menjelang pertandingan, kedua suporter itu saling berbalas sapaan lewat chants. Mereka menanyakan kabar. Maklum, ini jadi pertemuan pertama mereka di kasta tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Pada 2017, Persebaya dan Persik sama-sama masih berstatus klub Liga 2.

Dari pengamatan Bola.com, Persikmania datang menggunakan motor, mobil pribadi, hingga kendaraan umum. Sekitar 4.000-an Persikmania memadati tribune suporter tamu yang berada di Gate 1 Stadion GBT.

Bonek dan Persikmania tak henti bernyanyi dan mendukung tim masing-masing untuk memenangkan pertandingan, membuat duel yang berlangsung di hadapan 50 rubu penonton ini berjalan kian seru.

Situasi berubah saat pertandingan berjalan. Bonek menyanyikan lagu yang memompa skuat Persebaya untuk mengalahkan Persik. Sebaliknya, Persikmania berharap Persebaya tunduk di kandang sendiri.

Apa yang terjadi itu menjadi hal yang wajar. Selama 90 menit, suporter wajib mendukung tim masing-masing. Setelah itu, persaingan di lapangan harus disudahi, termasuk lagu yang kerap melahirkan benih permusuhan.

Kemesraan Bonek dan Persikmania bisa dilihat dengan keberadaan suporter berkaus hijau ikut berdesakan di tribune penuh warna ungu. Tidak aneh pula melihat tulisan ‘Persebaya’ dan ‘Persik’ berjejer dalam syal suporter. Hal itu menegaskan persaudaraan suporter kedua tim.

Namun, selesai pertandingan, momen menarik lain terjadi di stadion berkapasitas 50 ribu penonton itu.

Panpel Persebaya memutar anthem Persik, Bersama Kita Terlahir Kuat. Seluruh Bonek memberi kesempatan Persikmania menyanyikan lagu itu bersama pemain tim kesayangan yang mendatangi di depan tribune mereka.

Padahal, pemain Persebaya sudah melingkar di tengah lapangan, bersiap melakukan ritual rutin setelah laga kandang dengan menyanyikan Song for Pride. Setelah anthem Persik selesai diputar, tepuk tangan membahana dan giliran Bonek bersama Persebaya menyanyikan anthem mereka.

Bonek dan Persikmania telah menunjukkan mereka mampu mengaplikasikan tema Kita Bersaudara yang digaungkan PSSI dalam Shopee Liga 1 2020. Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan, menekankan kompetisi ini menjadi alat pemersatu, bukan pemecah belah antarkelompok suporter.

“Liga 1 musim ini mengusung tema ‘Kita Bersaudara’. Junjung tinggi asas fairplay. Kepada pemain, saya minta jaga sportivitas dan dan fairplay di setiap pertandingan. Jadikan Liga 1 menjadi sarana menyatukan lagi, jauhkan permusuhan,” ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu dalam sambutannya.

Di laga ini, tak ada tim yang menang atau kalah. Persebaya dan Persik berbagai poin dengan skor 1-1. Bonek dan Persikmania pun tetap bisa menikmati pertandingan panas duel sesama tim Jawa Timur tersebut.