Indra Sjafri Tak Pernah Menerima Tawaran Jadi Direktur Teknik Bhayangkara FC

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, akhirnya buka suara seputar rumor tawaran pekerjaan dari Bhayangkara FC. Pelatih asal Sumatra Barat itu mengaku tidak pernah menerima tawaran pekerjaan dari klub berjulukan the Guardians itu.

Beberapa hari terakhir muncul rumor seputar niat Bhayangkara FC yang ingin menjadikan Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik. Padahal, saat ini Indra Sjafri sudah menerima jabatan baru di PSSI untuk posisi yang sama.

Rumor tersebut juga mengundang perhatian dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu secara tegas melarang Indra Sjafri untuk rangkap jabatan.

Indra Sjafri pun menegaskan, ia tidak pernah ingin rangkap jabatan. Eks pelatih Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 itu menyebut dia selalu fokus pada pekerjaan yang diberikan.

“Itu kan wacana yang terjadi pada saya sehingga menjadi berita. Saya dari dulu tidak pernah tidak fokus pada satu pekerjaan. Makanya saya akan fight untuk jabatan direktur teknik dan di manapun saya berada, harus bermanfaat,” kata Indra Sjafri.

“Untuk ketertarikan mereka, tunggu dulu. Saya mau fokus membantu Ketua Umum PSSI untuk jabatan di departemen teknik,” tegas pelatih berusia 57 tahun itu.

Kini, tugas berat sudah menanti Indra Sjafri untuk posisi Direktur Teknik PSSI. Dalam waktu dekat, ia akan memantau perkembangan-perkembangan pemain Timnas Indonesia di dalam dan luar negeri.

Dikontrak 2 Tahun

Indra Sjafri mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun sebagai Direktur Teknik PSSI. Indra yakin bisa menuntaskan tugas yang diamanatkan kepadanya.

“Kita tidak pernah bisa meramal apa yang terjadi di depan. Tapi, setiap pekerjaan yang diberikan ke saya, kan tidak pernah tidak saya tuntaskan. Saya selalu semangat untuk pantang menyerah,” kata eks pelatih Timnas Indonesia U-22 itu.