Bermain Imbang dengan Badak Lampung FC, Pelatih Semen Padang Tidak Kecewa

Semen Padang harus puas bermain imbang dalam laga uji coba perdana mereka menghadapi sesama calon kontestan Liga 2 2020, Badak Lampung FC. Dua tim yang terdegradasi dari Liga 1 itu bermain imbang 1-1 dalam laga uji coba di Stadion Mini Cibinong, Bogor, Rabu (26/2/2020). Namun, pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, tak terlalu ambil pusing dengan hasil imbang tersebut.

Bermain di hadapan 200 lebih perantau Minang yang hadir di Mini Stadion Cibinong, Semen Padang menurunkan Nur Iskandar dan Sunarto sebagai juru gedor. Sementara posisi kiper dipercayakan kepada Rendy Oscario Sroyer. Untuk sektor belakang, pelatih Semen Padang Eduardo Almeida, menurunkan Novrianto sebagai komando. Dan di lini tengah ada Rudi serta Vivi Asrizal.

Semen Padang FC unggul lebih dulu melalui titik putih. Sunarto yang dipercaya sebagai algojo, mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Namun, keunggulan ini tidak mampu dipertahankan punggawa Bukit Karang Putih. Rendy Oscario harus memungut si kulit bundar dari gawangnya. Badak Lampung menyamakan kedudukan melalui Ardan Aras sebelum babak pertama berakhir. Hingga 90 menit berakhir, kedudukan imbang tidak berubah.

Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengatakan hasil akhir bukan hal penting. Ia lebih memperhatikan progres permainan anak asuhnya. Ditambah lagi Badak Lampung merupakan tim yang diunggulkan di Liga 2-2020. Sehingga evaluasi dari laga ini akan sangat bernilai.

“Saat ini hasil bukanlah hal penting. Yang paling penting adalah progres tim. Meski berhasil imbang, ada banyak hal yang harus ditingkatkan. Kami akan selalu bekerja keras untuk yang terbaik,” ujar Eduardo Almeida via pesan Whatsapp, Rabu (26/2).

Lebih lanjut, Eduardo Almeida mengungkapkan anak asuhnya mampu menjalankan strategi dengan baik. Hal ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Komunikasi antarpemain juga mulai berjalan lancar.

“Yang terpenting, pemain bisa menjalankan strategi dengan baik di dalam lapangan. Ini pertanda baik dan harus dijaga. Kita selalu memainkan strategi bervariasi. Tergantung komposisi tim yang diturunkan dan lawan yang dihadapi,” tutup pelatih Semen Padang itu.