Persaingan Bek Tengah PSMS Semakin Ketat, Ini Reaksi Pilar Musim Lalu

Persaingan lini pertahanan PSMS Medan, khususnya di posisi bek tengah atau stopper, akan semakin panas lantaran skuat Ayam Kinantan itu mempunyai lima petarung.

Kelimanya antara lain dua pemain musim lalu, Afiful Huda dan Andre Sitepu, satu pemain baru Andre Prambudi, serta dua jebolan Liga 1 yang membuat persaingan stoper inti PSMS kian ketat, yakni Agung Prasetyo dan M. Rifqi.

Berdasarkan pengamatan redaksi berita olahraga INDOSPORT dalam laga uji coba PSMS, sejauh ini posisi stoper inti diemban Afiful bersama M. Rifqi dan silih berganti dengan Agung yang turun sebagai pelapis.

Hal ini dikarenakan Afiful dan Rifqi sudah lama bergabung dengan tim, sedangkan Agung baru pekan lalu bergabung sehingga tidak diturunkan sebagai starter dalam laga uji coba kontra Persiraja Banda Aceh.

Dengan pilihan banyak stopper untuk pelatih Philep Hansen, Afiful mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut. Ia menyebut kehadiran mereka satu tujuan untuk membantu PSMS Medan.

“Pribadi aku nggak ada masalah mau siapa pun yang jadi starter. Kami saling mendukung saja karena semua ini bagus buat tim. Semua pemain siap berjuang untuk membantu PSMS mencapai target promosi ke Liga 1 2021,” kata Afiful, Senin (24/2/20).

Disinggung perihal persaingan pemain inti, apalagi di Liga 2 2019, dirinya selalu menjadi pilihan utama, Afiful bersikap santai dan menyerahkan pilihan kepada Philep Hansen.

“Sekarang tergantung pelatih. Kalau saya masih dipercaya ya bersyukur dan Insha Allah tidak akan membuat kecewa pelatih. Intinya saya tetap berusaha saja setiap latihan,” pungkas pemain berusia 28 tahun itu.

Sebagaimana diketahui, untuk menghadapi Liga 2 2020, PSMS Medan sudah mengikat kontrak 25 pemain dan berwacana masih akan menambah pemain baru sebelum kompetisi dimulai pertengahan Maret mendatang.