Patah Tulang Bahu, Penyerang Anyar Sulut United Dipaksa Menepi 12 Pekan

Kabar buruk menimpa klub Liga 2, Sulut United, akibat kehilangan pemainnya, Michael Rumere. Striker anyar yang direkrut pada jendela transfer awal musim ini harus menepi selama 12 pekan lantaran mengalami cedera bahu.

Cedera eks Kalteng Putra tersebut didapatkan saat beruji coba melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (18/2/2) lalu. Rumere yang menggiring bola di sisi kiri lapangan, ditekel oleh pemain lawan dan mengakibatkan tulang bahunya patah.

Tekel tersebut membuat ia tersungkur di atas lapangan sembari meregang kesakitan akibat tulang bahunya patah. Dengan sigap, tim medis Borneo FC pun langsung memberikan pertolongan pertama lalu membawa Rumere ke rumah sakit.

Sepekan usai kejadian horor tersebut, Manajer Sulut United, Muhammad Ridho menjelaskan kondisi terkni Michael Rumere kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT. Lalu benar saja, sang pemain harus menepi dalam waktu yang lumayan lama.

“Rumere kemungkinan absen selama 12 pekan ke depan untuk menjalani proses penyembuhan. Dia sendiri sudah menjalani operasi sehari usai kejadian ketika melawan Borneo FC,” ungkap Ridho via aplikasi pesan instan WhatsApp, Selasa (25/2/20).

Absennya Michael Rumere dalam jangka waktu yang lumayan lama tentunya menjadi sebuah kerugian tersendiri bagi Sulut United. Sebab, dia akan diplot sebagai juru gedor dalam skema pelatih Ricky Nelson untuk Liga 2 2020.

Walau pada kenyataannya, Sulut United masih memiliki penyerang lain seperti I Made Wirahadi, Eksel Runtukahu, dan Dani Namangge, namun Rumere punya kelebihan yang cukup vital dari segi mentalitas karena berpengalaman mentas di ajang Liga 1.