Homebase PSIS Semarang, Hari Nur Yuliyanto Pilih Stadion Kebondalem Kendal, Ini Alasannya

Rencana PSIS Semarang bakal menunjuk Stadion Kebondalem Kendal sebagai salah satu homebase di Liga 1 2020 disambut hangat pemain andalannya, Hari Nur Yulianto.

Kebetulan, pemain berusia 31 tahun tersebut sudah tak asing dengan stadion berkapasitas 10 ribu penonton itu.

Selain berasal dari Kendal, Hari Nur Yulianto juga awalnya meniti karir dengan memperkuat Persik Kendal semasa muda.

Ia kemudian memperkuat PSCS Cilacap, lanjut di PSIS Semarang hingga saat ini.

“Tentunya senang dengan kabar atau rencana itu.

Yang pasti main di mana saja harapannya bisa memenangkan pertandingan.

PSIS selalu menang,” kata Hari Nur kepada Tribunjateng.com, Minggu (23/2/2020).

Dia berharap prestasi PSIS Semarang bisa terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Harapan saya tentu tim ini tetap lebih baik dari tahun kemarin.

Tim bisa memenuhi target dari manajemen.

Untuk saya pribadi, saya ingin selalu melebihi pencapaian dari tahun sebelumnya,” tegas pemilik nomor punggung 22 ini.

Musim ini, selain rencana PSIS Semarang menggunakan Stadion Kebondalem Kendal sebagai homebase, ada dua stadion yang juga sudah disiapkan.

Yakni Stadion Moch Soebroto Magelang dan Stadion Citarum Semarang.

Khusus Stadion Citarum ini akan menjadi warna baru di persepakbolaan Tanah Air.

Sebab, lapangan yang digunakan berjenis lapangan dengan rumput sintetis.

Bagi Hari Nur, itu hal baru.

Dia menyatakan pula belum siap jika melakoni laga resmi sekelas Liga 1 di Stadion Citarum.

“Bagi saya main di Citarum cukup menjadi persoalan pribadi.

Karena di Liga 1 sepertinya cuma Semarang yang main di rumput sintetis.

Jadi cukup terbilang baru.

Untuk adaptasi memang ada perbedaan dengan rumput alami.

Kalau saya pribadi lebih suka rumput alami,” katanya.

Menyoal Stadion Kebondalem Kendal, saat ini masih dalam proses renovasi di beberapa titik.

Satu di antaranya yakni perombakan besar-besaran rumput lapangan.

Kamis (20/2/2020) lalu, rumput lapangan Stadion Kebondalem Kendal mulai digarap proses perbaikan lapangan oleh pengelola rumput profesional asal Boyolali yakni PT Harapan Jaya Lestarindo.

Hal itu bertujuan agar saat diverifikasi operator kompetisi, Stadion Kebondalem Kendal bisa lolos sebagai salah satu homebase PSIS Semarang.

Sebelumnya pihak Lestarindo melakukan observasi lapangan selama sepekan.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut, upaya manajemen merenovasi rumput lapangan Stadion Kebondalem ini sebagai komitmen menggunakan stadion tersebut sebagai homebase di Liga 1 2020.

Diutarakan Yoyok, rumput lapangan Stadion Kebondalem Kendal memang belum layak sehingga wajib dilakukan renovasi.

“Ini sebagai wujud keseriusan PSIS Semarang yang ingin menggunakan Stadion Kebondalem.”

“Kami mendatangkan Lestarindo dengan biaya mandiri,” kata Yoyok Sukawi kepada Tribunjateng.com, Kamis (20/2/2020).

Selain itu, PSIS juga melakukan renovasi untuk ruangan-ruangan yang ada di Stadion Kebondalem Kendal.

Meliputi ruang ganti, ruang media, ruang wasit, toilet, pengadaan AC dalam ruangan dan beberapa hal teknis lainnya.

“Mohon doa restu warga Semarang supaya proses renovasi ini berjalan lancar,” harap Yoyok.

Selain merenovasi Stadion Kebondalem, dua stadion lain yaitu Stadion Moch Soebroto di Magelang dan Stadion Citarum juga dilakukan beberapa perbaikan.

Sebab, ketiga stadion ini didaftarkan PSIS Semarang ke operator liga sebagai homebasenya di musim 2020. (F Ariel Setiaputra)