Menu Latihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Dianggap Lebih Enteng

Tiga pemain muda timnas Indonesia merasakan perbedaan porsi latihan yang diberikan Shin Tae-yong di Jakarta dan Thailand.

Mereka adalah pemain timnas U19 Indonesia, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan Alif, dan Irfan Jauhari yang “naik kelas” ke skuad senior di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Perbedaan yang paling dirasakan oleh mereka adalah jadwal latihan timnas Indonesia yang lebih renggang dibanding saat pemusatan di Thailand.

“Kami kalau di Thailand latihan sehari tiga kali, cuma kalau di senior dibuat dua kali,” kata Alfeandra Dewangga.

Namun demikian, pria yang sempat viral dengan nama punggung “Dewa 19” ini tetap merasakan kerasnya gemblengan pelatih Shin Tae-yong.

“Shin Tae-yong pelatih yang sangat disiplin, dia mau anak-anak bermain 90 menit tanpa lelah,” ujar dia seperti dikutip dari video akun YouTube PSSI.

Lebih jelas, penyerang muda Bali United, Irfan Jauhari, menerangkan, jadwal ketat selama di Thailand berbeda dengan pemusatan latihan di Jakarta.

“Di Thailand, makan pagi pukul 07.30, habis itu latihan pukul 10.00-12.00 lebih,” terang Irfan Jauhari.

Kemudian, lanjut Irfan, para pemain timnas kembali ke hotel jam 13.00 untuk istiharat sekitar lebih dari satu jam.

“Pukul 15.00 berangkat lagi sampai jam 19.00. Setelah itu sesi gym pukul 09.00-10.00 malam,” ujar dia melanjutkan.

“Kalau di sini (Jakarta) lebih renggang, bisa istirahat lebih lama,” jelas dia.

Senada dengan dua pemain muda tersebut, Pratama Arhan Alif juga merasakan hal yang sama.

Pratama juga menjelaskan perbedaan porsi latihan antara klubnya dengan timnas Indonesia di bawah besutan Shin Tae-yong.

“Kalau di klub dengan timnas bedanya jauh banget,” kata pemain PSIS Semarang itu.

“Kalau di klub kan latihan juga pagi sore, tapi kan saya masih sekolah jadi sore saja,” kata dia.

“Di sini kan tetap pagi sore pagi sore terus,” ujar pemain muda timnas Indonesia itu.