Kebobolan 8 Gol di 7 Laga Pramusim, Persebaya Punya PR di Pertahanan

Barisan penyerang Persebaya Surabaya sangat garang dan menakutkan. Sepanjang pramusim kali ini, lini serang Green Force –julukan Persebaya– berhasil menyarangkan 22 gol. Saat barisan penggedor begitu ganas, Persebaya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) di sektor pertahanan. Sebab, dari 7 kali melakoni laga pramusim, gawang Persebaya telah bobol 8 kali.

Kecuali pertandingan melawan Persis Solo, dalam enam laga lain kontra kesebelasan yang satu level, tim asal Kota Pahlawan itu selalu kebobolan. Dan gol-gol yang bersarang ke gawang Persebaya mayoritas bermula dari proses yang sama. Yakni, tendangan bola mati dari samping gawang.

Misalnya, gol yang dicetak Persik Kediri dan Persija Jakarta saat bertemu Persebaya di Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Atau, gol pertama Arema FC ke gawang Persebaya di semifinal Piala Gubernur Jatim 2020. Juga, gol Sabah FA dalam uji coba di Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 8 Februari 2020.

”Ini memang menjadi catatan saya. Komunikasi penjaga gawang dengan pemain belakang belum sepenuhnya terbangun baik. Selain itu, antisipasi crossing masih jadi kendala,” kata pelatih kiper Persebaya Benny van Breukelen.

Soal komunikasi, mantan penjaga gawang Niac Mitra itu mencontohkan gol pertama Arema ke gawang Persebaya di semifinal. ”Saat (Johan Ahmad) Alfarizi mencetak gol, di situ kan ada empat pemain Persebaya. Tapi, keempatnya tak bereaksi setelah Rivky (Mokodompit) menghalau bola,” papar Benny.

Di sisi lain, Rivky, sebut Benny, juga melakukan kesalahan. Terutama saat menghalau eksekusi bola mati gelandang Arema Oh In-kyun. Mantan kiper PSM Makassar itu asal meninju bola. ”Power tinjunya kurang keras,” ucapnya.

Kelemahan-kelemahan tersebut, menurut Benny, bakal segera dibenahi. Dia bakal memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum kompetisi bergulir. ”Saya akan genjot lagi antisipasi bola crossing. Saya juga minta para kiper lebih intens berdiskusi dengan pemain belakang agar chemistry terbangun apik,” ujarnya.

Sementara itu, manajemen Persebaya sudah bersurat ke operator kompetisi terkait status Abduh Lestaluhu. Melalui surat tersebut, mereka menegaskan bahwa pemain bersangkutan sudah menandatangani kontrak bersama Persebaya. Namun, saat ini Abduh juga diklaim sebagai milik Persikabo.

”Urusan penyelesaian sengketanya kami serahkan ke PSSI. Yang jelas, untuk di kami, jika ada satu pemain didaftarkan lebih dari satu klub, pemain itu tidak akan kami sahkan,” terang Manajer Kompetisi PT Liga Indonesia Baru Asep Saputra.

Hasil Laga Pramusim Persebaya

Persebaya vs Persis Solo 4-0
Persebaya vs Sabah FA 3-1
Persebaya vs Persik 3-1
Persebaya vs Bhayangkara FC 0-1
Persebaya vs Madura United 4-2
Persebaya vs Arema FC 4-2
Persebaya vs Persija 4-1