Bidik Prestasi di Piala Dunia U-20, PSSI Bakal Gelar Latih Tanding Timnas VS Tim Elite Asia Afrika

Timnas Indonesia U-20 enggan hanya jadi pelengkap di Piala Dunia U-20 tahun depan. Menjadi tuan rumah, klub itu berencana memaksimalkan kesempatan guna meraup setinggi-tingginya prestasi.

Tak tanggung-tanggung, PSSI merancang program persiapan Timnas U-20 menuju Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada Mei 2021. Sejumlah neraga Eropa menjadi tujuan, ada Jerman dan Spanyol.

Tak sampai di situ, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan, “tim-tim elite dari Asia dan Afrika akan didatangkan untuk menjalani latih tanding.”

“Rencananya, Juni nanti Timnas U-20 akan TC di Jerman dan Spanyol,” kata Iriwan.

“Oktober kami akan mendatangkan tim-tim luar seperti dari Asia, Eropa Timur dan Afrika. Rencananya akan ada tim dari Eropa, kemudian Senegal, Nigeria, dan Jepang. Sehingga diharapkan ini uji coba baik buat kita,” ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Dengan banyaknya program pemusatan latihan ke luar negeri dan laga uji coba internasional. Tentunya, PSSI membutuhkan sokongan dana.

Iwan Bule menyebut PSSI telah mengajukan anggaran kepada pemerintah sebesar Rp170 miliar. Uang tersebut khusus untuk digunakan keperluan Timnas, di luar dari dana penyelenggaraan.

“Anggaran yang kami ajukan antara Rp130-Rp170 miliar untuk persiapan sampai nanti pertandingan. Dana itu meliputi honor untuk pemain, kemudian kami akan datangkan tim dari luar,” tuturnya.

Para pemain Timnas yang dipersiapkan di Piala Dunia U-20 merupakan gabungan dari para pemain Timnas U-19 besutan pelatih Fakhri Husaini dan para pemain dalam program Garuda Select.

Pada Januari lalu, di bawah arahan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong para pemain Timnas U-19 menggelar TC di Thailand.

Selama di Thailand, Timnas U-19 melakoni sebanyak enam laga uji coba. Dari jumlah tersebut hanya satu kemenangan yang mampu diraih skuat Garuda Jaya, yaitu ketika menaklukkan Kyung Hee University dengan skor 2-1.

Meski menelan sejumlah kekalahan, Shin Tae-yong menilai timnya menunjukkan perkembangan cukup baik selama menjalani TC di Thailand.

Selain mempersiapkan tim, PSSI juga telah berkoordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora), serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (KemenPUPR).

Sejumlah fasilitas harus diremajakan, sesuai standar FIFA. Nantinya, stadion-stadion yang terpilih untuk menjadi venue pertandingan harus dilengkapi oleh lima lapangan latihan di setiap stadionnya.

Di sisi lain, penampilan Timnas U-20 di Piala Dunia menjadi yang kedua kalinya setelah edisi 1979 di Jepang. Ketika itu, Indonesia yang diperkuat oleh Bambang Nurdiansyah cs tak berdaya.

Berada di Grup B, mereka dihajar Argentina, Polandia, dan Yugoslavia. Parahnya, Indonesia tak mencetak satu gol pun dan kebobolan 16 gol.

Tentu sejarah buruk itu tak boleh terulang lagi. Shin Tae-yong dan asistennya harus benar-benar mencari racikan terbaik, Apalagi, ini juga akan menyangkut harga diri negara.