Alasan Madura United Rekrut Bruno Matos, Rahmad Darmawan Sebut Tak Puas dengan Lini Tengah

Madura United resmi memperkenalkan penggawa asing anyar asal Brasil, Bruno Matos.

Kepastian tersebut diumumkan melalui laman Instagram klub, @maduraunited.fc, Sabtu (22/2/2020).

Kabar merapatnya Bruno Matos merupakan keputusan megejutkan Madura United menjelang bergulirnya Liga 1 2020.

Pasalnya, Madura United seblumnya telah memiliki 4 pilar asing yang lengkap.

Selain itu, Bruno Matos yang sebelumnya gencar diromurkan merapat ke Persija Jakarta.

Dengan begitu, Madura United dipastikan harus melepas satu pilar asingnya.

Dikutip TribunWow.com dari TribunMadura.com, Minggu (23/2/2020), pemain yang tergantikan tersebut adalah Zah Rahan Krangan.

Padahal, Zah Rahan Krangar merupakan rekrutan anyar Madura United musim ini.

Bersama Madura United, Zah Rahan hanya sempat menjajal laga uji coba pramusim saja.

Pelatih Madura United, Rahmad Dermawan membeberkan, alasan mengenai keputusan mengejutkan tersebut.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi delapan laga pramusim, ujicoba, dan Piala Gubernur Jatim 2020.

“Delapan pertandingan baik ujicoba maupun di Piala Gubernur Jatim yang telah dijalani selama masa persiapan, kami sampaikan laporan statistik masing-masing lini kepada presiden klub,” kata Rahmad Darmawan.

Dari hasil evaluasi itu, Rahmad Darmawan dan presiden klub melakukan analisa dan menemui kesimpulan sama.

Yakni, adanya ketidakpuasan terhadap performa lini tengah dan depan Madura United.

Dengan kondisi tersebut, akhirnya manajemen dan pelatih memutuskan mengganti satu pemain asingnya, Zah Rahan dengan Bruno Matos.

Mantan pemain Bhyangkara FC dan Persija Jakarta tersebut menjadi pilihan lantaran penampilannya yang dinilai cukup apik di musim lalu.

“Pilihan akhirnya jatuh kepada Bruno Matos.

“Pengalaman musim lalu di Liga Indonesia diharapkan Bruno Matos menjadi solusi,” pungkas Rahmad Darmawan.