Pakai Pemain Ilegal, Tim Sumut U-15 Didiskualifikasi dari Piala Soeratin

Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Sumatra Utara (Sumut). Pasalnya, tim Sumut dikabarkan terkena didiskualifikasi di putaran nasional Piala Soeratin U-15 2019-2020.

Tim Sumut U-15 dicoret karena dianggap melakukan kasus pelanggaran disiplin. Hal itu tertuang dalam Salinan Keputusan Panitia Disiplin PSSI Piala Soeratin U-15 2019 bernomor 04./SOERATINU15-GRUPE/SK/PANDIS-PSSI/II/2020.

Dalam surat yang turut diterima INDOSPORT, Jumat (21/2/20), tersebut, tim Sumut U-15 menggunakan pemain tidak sah karena pernah terdaftar terdaftar di Piala Soeratin U-17 2019, tepatnya laga Grup F melawan Kalimantan Selatan U-15, 18 Februari lalu.

Di dalam laga yang berakhir menang 2-1 untuk tim Sumut U-15 itu, empat pemain dianggap tidak sah. Hal itu setelah tim Kalsel U-15 melayangkan surat protes dengan sejumlah bukti-bukti.

Berdasarkan fakta dan bukti-bukti tersebut, Didik Saptiyono selaku ketua sidang, dibantu Suprihatin (wakil ketua) dan Sutarto (anggota), memutuskan bahwa tim Sumut U-15 didiskualifikasi dari Piala Soeratin.

“Merujuk pada pasal 26 ayat 1 (e), 3 (b,c), ayat 5 (a) Regulasi Piala Soeratin U15 2019. Panitia disiplin PSSI di Piala Soeratin U-15 2019 Grup F menjatuhkan hukuman kepada tim Sumut U-15, ‘mendiskualifikasi dari kompetisi’,” bunyi salah satu poin putusan tersebut.

Putusan lainnya yakni tim Lampung U15 berhak keluar sebagai juara Grup F dan Kalsel U15 sebagai runner-up. Keduanya berhak mewakili Grup F ke babak 16 Besar putaran nasional Piala Soeratin U-15.

Sayang, tim Sumut U-15 tidak bisa mengajukan banding atas putusan diskualifikasi tersebut sesuai dengan pasal 26 ayat 5 (c) Regulasi Piala Soeratin U-15 2019.