David Maulana Layaknya David Beckham di Garuda Select

Melihat permainan David Maulana bersama Garuda Select seperti membayangkan David Beckham ketika masih menjadi pesepak bola profesional.

Apalagi saat David Maulana melakukan eksekusi tendangan bebas yang seakan mirip dengan David Beckham.

Tendangan bebas melalui bola mati yang dilepaskan David Maulana cukup membahayakan gawang lawan.

Bedanya, Beckham lebih sering menggunakan kaki kanan sedangkan David Maulana lihai dengan kaki kiri.

Tak jarang tim pelatih selalu memberikan David Maulana kesempatan untuk mengeksekusi tendangan bebas.

Pemain asal Medan, Sumatera Utara, itu juga sudah mencetak dua gol sejauh ini di Garuda Select.

Gol tersebut lahir dari tendangan kerasnya yang tidak bisa dihalau penjaga gawang lawan.

Baca Juga: Jadwal Tinju Dunia – Nasib Deontay Wilder dan Tyson Fury di Ujung Tanduk

Efektivitas dalam mengeksekusi bola mati memang menjadi salah satu fokus tim pelatih dalam meningkatkan kualitas permainan.

Eksekusi tendangan bebas David Maulana yang berbuah gol menunjukkan kerja keras itu berbuah hasil.

“Bola mati memang penting dalam sepak bola, baik ketika menyerang maupun bertahan. Kami bisa menang dan kalah lewat skema ini,” kata Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes.

Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Perkenalkan Sponsor Baru untuk Liga 1 2020

“Tentu saja saya melihat peningkatan pesat dari para pemain sejak pertama kali datang,” ujarnya menambahkan.

Selain jago dalam urusan bola mati, David Maulana juga memperlihatkan konsistensi dari pekan ke pekan.

Pemain milik Barito Putera itu belum sekali pun digantikan sejak pertama kali merumput bersama Garuda Select jilid 2.

Fungsi utamanya memang bukan mencetak gol.

Namun, ketika menghadapi Huddersfield, David menunjukkan dirinya juga bisa menjebol gawang lawan.

Pada pertengahan babak kedua, eksekusi tendangan bebasnya tidak mampu diantisipasi kiper Huddersfield, Michael Roxburgh, sekaligus memastikan keunggulan 3-0 bagi timnya.

Meski demikian, gelandang yang dipercaya sebagai kapten tim itu menolak dianggap sebagai aktor utama kemenangan Garuda Select atas Huddersfield.

Menurutnya, hasil positif di Aspray Arena, Willenhall, tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen tim.

“Kami belajar pentingnya berkomunikasi untuk mengawasi pergerakan lawan. Secara individu, saya jadi lebih waspada untuk memantau di mana letak lawan ketika sedang memegang bola. Kemudian, aspek lain seperti kekompakan, juga semakin terasah karena ini sepak bola. Kepentingan tim harus diutamakan,” terang David Maulana.