Persiraja Banda Aceh Kurang Puas Dengan Subsidi Liga 1 2020

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menetapkan subsidi untuk para klub peserta Liga 1 2020. Namun, sekretaris umum Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani, mengaku tidak terlalu puas dengan nominal yang diberikan itu.

Persiraja dan Persipura Jayapura mendapat uang subsidi lebih besar dibandingkan kontestan Liga 1 2020 lainnya. Mereka menerima Rp5,7 miliar, sementara 16 klub sisanya mendapatkan Rp5,2 miliar.

Keputusan tersebut diambil karena letak geografis Persiraja dan Persipura yang jauh. Mereka membutuhkan biaya lebih besar dibanding klub lainnya untuk melakoni pertandingan tandang.

“Kalau dikatakan puas, kami sebagai tim baru, masih meraba-raba di Liga 1, ya masih belum. Karena pertimbangan kami soal keuangan. Tadi juga sempat ada permintaan dari Barito Putera soal bagasi yang mungkin bisa diakomodasi PT LIB, sebagai sponsorship tentu itu sangat membantu,” kata Rahmat.

“Karena terus terang dengan pertandingan tandang, satu bagasinya kami bisa habis Rp30-50 juta. Tetapi jawaban dari LIB tidak ada sponsorship dengan maskapai,” Rahmat menambahkan.

Rahmat melanjutkan pihaknya sedang berkomunikasi dengan maskapai swasta untuk menjadi sponsor musim ini. Bila kerja sama tersebut terjadi pengeluaran Persiraja bisa menjadi lebih sedikit.

“Sudah 90 persen jadi kami kemungkinan dua hari sudah ada keputusan. Jika tidak disetujui apa boleh buat,” ujarnya.