Pelatih Persija Kecewa The Jak Mania Tidak Bisa Datang ke Stadion

Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, mengaku kecewa dengan keputusan panitia yang meminta tidak adanya penonton pada pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020.

Padahal, suporter Persija Jakarta, The Jak Mania, sudah sangat ramai di Malang, Jawa Timur, untuk mendukung tim kebanggaannya itu bertanding.

Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 mempertemukan Persija Jakarta kontra Madura United dan Persebaya Surabaya melawan Arema FC.

Awalnya, seluruh pertandingan itu rencananya digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada 17 Februari 2020.

Akan tetapi, Asprov PSSI Jatim memutuskan untuk memindahkan venue Persebaya Surabaya melawan Arema FC ke Stadion Soeprijadi, Blitar, Jawa Timur, pada 18 Februari 2020.

Alasannya karena rivalitas yang sangat tinggi antara kedua klub tersebut.

Selain itu, Asprov PSSI Jatim juga melarang adanya penonton dalam laga Persebaya Surabaya kontra Arema FC.

Larangan itu juga harus dipatuhi dalam laga Persija Jakarta kontra Madura United.

“Hari ini tidak ada satu pun suporter yang datang ke stadion. Penonton kami ada di luar stadion dan terus memberikan motivasi kepada kami,” kata Sergio Farias.

“Untuk menyelesaikan permasalahan ini bukan dengan cara mengeluarkan penonton ke luar stadion,” ucap pelatih asal Brasil tersebut.

Sergio Farias cukup menyayangkan hal itu karena menurutnya tidak ada rivalitas antara suporter Persija Jakarta dengan Madura United.

Meskipun begitu, Farias bisa senang lantaran Persija Jakarta berhasil menang 2-1 atas Madura United.

Kemenangan itu membawa Macan Kemayoran melaju ke final Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan digelar pada 20 Februari mendatang.

Untuk lawannya, masih menunggu di antara Persebaya Surabaya atau Arema FC yang akan bertanding sore ini.

“Saya sangat sedih penonton tidak bisa datang, tetapi akhirnya kami menang dan saya dedikasikan kemenangan ini untuk The Jak Mania,” kata Farias.