Ikuti Kursus Lisensi B AFC, Zulkifli Syukur Mantapkan Diri Jadi Pelatih

Pesepakbola berusia 35 tahun, Zulkifli Syukur, sudah memiliki rencana jangka panjang untuk kariernya. Penggawa klub Liga 1 PSM Makassar ini memantapkan diri menjadi pelatih sepakbola setelah gantung sepatu kelak.

Saat ini, Zulkifli tengah mengikuti kursus kepelatihan untuk mengambil Lisensi B AFC. Ia bersama 23 pelatih sepakbola lainnya tengah fokus melewati Modul 1 selama 12 hari di Denpasar, Bali, sejak 10 Februari lalu hingga 22 Februari mendatang.

“Memang tujuan saya ke sana (menjadi pelatih sepakbola), setelah pensiun sebagai pesepakbola profesional nanti,” ungkap Zulkifli kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT via aplikasi pesan instan WhatsApp, Senin (17/02/20).

Pesepakbola kelahiran Makassar ini mengaku, keputusan mengikuti kursus kepelatihan tahun ini sudah sangat tepat. Hal itu tak lepas dari kondisi yang tergolong sudah memasuki usia senja bagi pesepakbola, terutama yang berposisi sebagai bek sayap.

“Ini menjadi bekal saya jika nantinya sudah tidak bermain sepakbola lagi. Sehingga mulai dari sekarang, saya sudah harus persiapkan segalanya termasuk kursus kepelatihan ini,” tutur mantan penggawa Persib Bandung dan Arema FC ini.

Selama mengikuti kursus kepelatihan Lisensi B AFC, Zulkifli Syukur dipandu langsung oleh dua sosok mantan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia, yakni Wolfgang Pikal dan Yeyen Tumena. Selain itu, ia juga bereuni dengan sejumlah rekannya di Timnas Indonesia.

Selama karir sepakbola profesionalnya, Zulkifli membawa Arema FC menjuarai Indonesian Super League (ISL/sekarang Liga 1) musim 2009/10. Terkini, ia mempersembahkan gelar Piala Indonesia 2018/19 untuk PSM Makassar.